Berita Pasangkayu
BPBD Pasangkayu Pasang Papan Peringatan Buaya di Pantai Tanjung Babia
BPBD berharap, dengan adanya papan peringatan ini, masyarakat bisa lebih berhati-hati dan mengurangi risiko ancaman dari hewan predator tersebut.
Penulis: Taufan | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Papan-peringatan-buaya-tampak-berdiri-di-Pantai-Dusun-Tanjung-Babia-Pasangkayu.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasangkayu kembali memasang papan peringatan keberadaan buaya di kawasan Pantai Dusun Tanjung Babia, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu.
Pantauan di lokasi, papan peringatan tersebut dipasang dekat tanggul dan diarahkan menghadap ke jalan agar lebih mudah terlihat oleh warga yang melintas maupun yang hendak beraktivitas di sekitar pantai.
Pemasangan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif guna mencegah terjadinya serangan buaya terhadap warga, sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat yang sering melakukan aktivitas di laut.
Baca juga: Warga Tetap Ramai Berkunjung ke Anjungan Pasangkayu Meski Buaya Sering Muncul
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pasangkayu, Hamsah, saat dikonfirmasi Sabtu (14/6/2025), mengatakan tindakan ini diambil menyusul seringnya laporan dari warga terkait kemunculan buaya di kawasan tersebut.
“Sebelumnya kami juga sudah pasang papan peringatan di dua titik lain yang sering jadi lokasi kemunculan buaya, seperti di Anjungan Pasangkayu dan belakang Masjid Madaniah. Tempat-tempat itu selalu ramai dikunjungi warga, jadi kami prioritaskan,” jelas Hamsah.
Hamsah juga mengungkapkan, pihaknya berencana menambah satu papan peringatan lagi di wilayah sungai Dusun Tura yang juga kerap dilaporkan menjadi lokasi kemunculan buaya.
Namun, rencana tersebut masih tertunda karena keterbatasan anggaran.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, untuk membatasi aktivitas di pantai pada pagi, sore, dan malam hari, mengingat pada waktu-waktu tersebut buaya lebih sering muncul.
Terlebih lagi, saat ini sedang berlangsung musim panen ikan rono yang membuat nelayan lebih sering ke laut.
Sementara itu, seorang warga bernama Saharuddin yang ditemui di lokasi mengaku belum pernah melihat buaya secara langsung di pantai tersebut.
“Tapi mungkin warga lain pernah lihat. Menurut saya, papan peringatan ini bagus, supaya kita semua lebih waspada dan bisa menghindari kejadian yang tidak diinginkan ke depannya,” ujarnya.
BPBD berharap, dengan adanya papan peringatan ini, masyarakat bisa lebih berhati-hati dan mengurangi risiko ancaman dari hewan predator tersebut. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Taufan
| Tambak Udang Maponu Pasangkayu Salurkan 350 Paket Sembako dan Bantuan Rumah Ibadah Jelang Iduladha |
|
|---|
| Jembatan Gantung Sungai Salupatagang Pasangkayu Rampung, Permudah Akses Warga ke Kebun dan Sekolah |
|
|---|
| Dikabarkan Hilang Pria di Pasangkayu Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Kuma Diduga Epilepsi Kambuh |
|
|---|
| Diduga Kelola Kebun di Luar HGU, Praktisi Hukum Soroti Aktivitas Perusahaan Sawit di Pasangkayu |
|
|---|
| Wanita di Pasangkayu Diciduk Polisi Hendak Edarkan Sabu Senilai Rp4 Juta yang Dibeli dari Palu |
|
|---|