Idul Adha 2025
Bahagianya Warga Polman, 1.491 Hewan Kurban Disembelih 3 Hari Berturut-turut
Rencananya jumlah hewan kurban yang sejumlah 1.491 ekor, itu disembelih dimulai hari raya hingg tiga hari kedapan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Sapi-kurban-Presiden-Prabowo-Subianto-bernama-Ciko-telah-tiba-di-Aralle-Mamasa.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Sebanyak 1.491 hewan kurban akan disembelih selama perayaan Idul Adha 1446 Hijriah, di Kabupaten Polewali Mandar (Polman).
Beberapa hewan kurban tersebut sebagian sudah disembelih dan dibagikan kepada masyarakat.
Rencananya jumlah hewan kurban yang sejumlah 1.491 ekor, itu disembelih dimulai hari raya hingg tiga hari kedapan.
Data Kemenag Polman, 1.491 hewan kurban ini terdiri dari 1.375 ekor sapi dan 120 ekor kambing.
Baca juga: Berbeda Tahun Sebelumnya, Masjid Raya Topoyo Mateng Kurban 9 Ekor Sapi Tahun Ini
Baca juga: Masjid Babul Afiat Mamuju Kurban 8 Ekor Sapi dan 2 Kambing, Daging untuk PTT RSUD dan Warga Sekitar
Hewan kurban ini tersebar di 16 kecamatan, Wonomulyo menjadi penyumbang terbanyak yakni 366 ekor hewan qurban.
Kemudian disusul Kecamatan Polewali sebanyak 203 ekor hewan qurban, lalu Kecamatan Campalagian 183 hewan kurban.
Tentu dengan adanya hewan kurban ini, akan membuat warga Polman gembira karena akan menerima potongan daging kurban.
Hewan kurban tersebut disembeli di beberapa masjid di wilayah Polman.
Kemudian setelah di sembelih, panitia akan membagikan daging yang di potong-potong ke warga yang membutuhkan.
Plh Kepala seksi bimbingan masyarakat (binmas) Kemenag Polman M. Athar mengatakan hewan kurban tersebut akan disembelih selama tiga hari berturut-turut.
"Hewan kurban itu merupakan patungan dari masyarakat, menyisihkan penghasilannya untuk kurban," kata Athar kepada wartawan.
Dia menyampaikan setiap pengurus masjid di wilayah kecamatan membentuk panitia kurban.
Untuk menerima patungan dari masyarakat, sebanyak tujuh warga patungan untuk satu ekor sapi kurban.
Athar menyebut pembagian daging kurban itu menyasar warga yang kurang mampu di daerah masing-masing.
"Kalau di masjid yang di kota itu, dia mencetak kupon, lalu dibagikan kepada masyarakat per satu kilogram," ungkapnya.
Sapi kurban ini kata Athar juga telah melewati pemeriksaan kesehatan dari petugas kesehatan hewan.
Hal itu untuk memastikan adanya hewan kurban yang kurang sehat atau dalam pengawasan penyembuhan penyakit.(*)