Rabu, 15 April 2026

Berita Sulbar

4,21 Persen Sarjana di Sulawesi Barat Pengangguran

Artinya, setiap 100 orang angkatan kerja, ada sekitar tiga orang belum mendapatkan pekerjaan. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Suandi | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto 4,21 Persen Sarjana di Sulawesi Barat Pengangguran
ilustrasi (int)
ILUSTRASI PENGANGGURAN - Sarjana pengangguran di Sulawesi Barat sebesar 4,21 persen. Artinya, setiap 100 orang angkatan kerja, ada sekitar tiga orang belum mendapatkan pekerjaan.  

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Jumlah pengangguran di Sulawesi Barat (Sulbar) masih menjadi perhatian serius.

Pengangguran di Sulbar justru didominasi lulusan perguruan tinggi.

Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulbar, M. La’bi, dalam rilis data terbaru di aula BPS Sulbar, Jl Martadinata, Keluruhan Simboro, Kabupaten Mamuju, pada Senin (5/5/2025).

Menurut M. La’bi, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Sulbar mencapai 3,17 persen. 

Baca juga: 41 Persen Pekerja di Sulbar Hanya Lulusan SD

Artinya, setiap 100 orang angkatan kerja, ada sekitar tiga orang belum mendapatkan pekerjaan. 

"Angka ini naik dibanding Februari 2023 (naik 0,15 persen poin) dan Februari 2022 (naik 0,13 persen poin)," ujarnya.

Yang mengejutkan, TPT tertinggi justru berasal dari lulusan pendidikan tinggi seperti Diploma dan Sarjana, sebesar 4,21 persen. 

Sebaliknya, TPT terendah berasal dari kelompok pendidikan rendah (SMP ke bawah) dengan angka 2,81 persen. 

Bahkan, TPT lulusan sarjana naik signifikan sebesar 1,73 persen poin dibandingkan tahun sebelumnya.

"Dalam kondisi seperti ini, banyak lulusan perguruan tinggi belum terserap di dunia kerja," kata M. La’bi.

Adapun total penduduk usia kerja (15 tahun ke atas) di Sulbar mencapai 1,09 juta orang pada Februari 2025, meningkat lebih dari 20 ribu orang dibanding tahun sebelumnya. 

Dari jumlah tersebut, sekitar 71,81 persen merupakan angkatan kerja aktif.

Jika dilihat dari jenis kelamin, TPT perempuan jauh lebih tinggi dibanding laki-laki. 

Pada Februari 2025, TPT perempuan mencapai 4,73 persen, sementara laki-laki hanya 2,15 persen. 

Bahkan, dalam setahun terakhir, pengangguran perempuan terus naik, sedangkan pengangguran laki-laki justru menurun.

Dari sisi wilayah, pengangguran lebih banyak ditemukan di perkotaan. 

TPT di kota mencapai 5,74 persen, jauh lebih tinggi dibanding perdesaan yang hanya 2,39 persen. 

TPT di kota juga mengalami lonjakan cukup besar, naik 2,32 persen poin dibandingkan Februari 2024.(*)

Laporan Reporter Tribun Sulbar Suandi 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved