Pria Turki Nikahi Gadis Polman
Pria Turki Nikahi Gadis Desa Pulliwa Polman Setelah 7 Bulan Kenalan Lewat Media Sosial
Pernikahan keduanya berlangsung meriah di rumah mempelai perempuan, warga nampak antusias menyaksikan.
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Pria-asal-Turki-bernama-Baitullah-31-dengan-istrinya-Salmiati-bersama-kedua-orang-tuanya.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Pria asal Negara Turki bernama Baitullah (31) resmi menikah dengan seorang wanita bernama Salmiati (30) warga Desa Pulliwa, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu (12/4/2025).
Pernikahan keduanya berlangsung meriah di rumah mempelai perempuan, warga nampak antusias menyaksikan.
Pantauan Tribun-Sulbar.com, Baitullah nampak mengenakan pakaian adat Mandar corak warna hijau putih.
Baitullah nampak gagah dibalut khas pakaian adat Mandar, memiliki wajah tirus dan putih.
Sementara mempelai perempuan, Salmiati nampak tersenyum saat dipertemukan Baitullah usai prosesi ijab kabul.
Informasi dihimpun awal mula keduanya berkenalan lewat akun sosial media selama tujuh bulan terakhir.
Salah satu rekan Baitullah, bernama Bekir Onal mengatakan keduanya saling mencintai.
"Awalnya saya dihubungi sama Baitullah, dia menyampaikan cintanya ada di Indonesia, dia minta tolong ditemani untuk nikah," kata Bekir Onal kepada wartawan.
Dia mengaku sempat heran saat mendengar penjelasan dari Baitullah hendak menikahi perempuan asal Sulbar.
Bekir menyebut keduanya intens membagun komunikasi melalui sosial media selama tujuh bulan terakhir.
Saat Baitullah menyampaikan niatnya kata Bekir, Salmiati sempat tidak percaya begitu saja.
"Maharnya via transfer, selama tujuh bulan terakhir keduanya intens membagun komunikasi yang baik," ungkapnya.
Bekir menyebut Baitullah sudah yakin cintanya akan berlabuh ke Indonesia dengan jarak 15 ribu Kilometer dari Turki.
Dia datang di Ibukota Jakarta pada tiga hari yang lalu, dan langsung menikah dengan pujaan hatinya.
Sementara itu, ayah mempelai perempuan, Ali mengaku sempat tidak percaya saat mendengar cerita anaknya ini.
"Saya sempat mencari tau informasi dari mempelai pria, tidak serta merta menerimanya," kata Ali kepada wartawan.
Ali merasa yakin dengan perkataan anaknya saat Baitullah membuktikan dengan transfer mahar pernikahan.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli