Berita Sulbar
Untuk Program Apa? Anggaran Dinkes Sulbar Naik Jadi Rp 61,1 Miliar di Tengah Efisiensi
Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengalami efisiensi anggaran, namun Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulbar justru mendapat tambahan dana.
Penulis: Suandi | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Cek-kesehatan-gratis-program-prabowo.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), melakukan penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 untuk menyelaraskan visi dan misinya, serta menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 terkait efisiensi anggaran.
Dalam penyesuaian tersebut, beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengalami efisiensi anggaran, namun Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulbar justru mendapat tambahan dana.
Baca juga: BREAKING NEWS: Pria di Punaga Tammerodo Ditemukan Tak Bernyawa Usai Sahur, Diduga Akhiri Hidup
Baca juga: Sugianto Minta Pemprov Sulbar Bantu Intervensi Pengelolaan Air Bersih Hingga Sampah di Mamuju
Dari sebelumnya Rp 54,2 miliar, anggaran Dinkes meningkat menjadi Rp 61,1 miliar, bertambah sebesar Rp 6,8 miliar.
Kepala Dinkes Sulbar, drg. Asran Masdy, mengungkapkan bahwa peningkatan anggaran ini sejalan dengan komitmen Gubernur SDK dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga dalam menjadikan sektor kesehatan sebagai prioritas utama.
"Gubernur melihat kesehatan sebagai kebutuhan fundamental yang harus mendapat dukungan penuh," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kompleks Perkantoran Gubernur Sulbar, Jumat (21/3/2025).
Asran menjelaskan bahwa tambahan anggaran ini akan mendukung program Asta Cita Presiden, khususnya dalam penyediaan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Selain itu, kebijakan ini juga sejalan dengan Panca Daya (lima misi) pembangunan yang diusung Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, yang salah satunya berfokus pada peningkatan layanan kesehatan.
"Kami berupaya memaksimalkan penanganan gizi buruk, stunting, serta kesehatan ibu dan anak, agar masyarakat Sulbar mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik," pungkasnya.(*)
Laporan Reporter Tribun Sulbar Suandi
| Dispoparekraf Sulbar Optimalkan Pengembangan SDM Pariwisata Berbasis Digital SISIP |
|
|---|
| Terbuka Kehadiran BUMN Baru Gubernur SDK Ingatkan DSI Jangan Jadi Institusi yang Terlalu Dominan |
|
|---|
| Aliansi Rakyat Sulbar Desak Kadis Perkebunan Dicopot dan Tindak Perusahaan Sawit Nakal |
|
|---|
| Gubernur SDK Sebut Penelitian LTJ di Mamuju di Area 10 HA, Butuh 10 Tahun untuk Dikembangkan |
|
|---|
| Pentingnya Nalar Kritis di Tengah Arus Teknologi |
|
|---|