Breaking News
Jumat, 22 Mei 2026

Berita Mamuju Tengah

Tanggapi Keluhan Pelanggan, PDAM Mamuju Tengah Sebut Ada Kebocoran Pipa

Dirinya juga menyarankan, pelanggan bisa mengontrol meterannya sendiri terkait pemakaian bulanannya.

Tayang:
Penulis: Sandi Anugrah | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Tanggapi Keluhan Pelanggan, PDAM Mamuju Tengah Sebut Ada Kebocoran Pipa
Sandi Anugrah/Tribun-Sulbar.com
AIR PDAM MACET - Kantor UPTD Air Bersih Kabupaten Mamuju Tengah di Jalan Poros Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Kamis (20/3/2025). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar) angkat bicara terkait keluhan pelanggan.

Dikonfirmasi Tribun-Sulbar.com, Kamis (20/3/2025) Kepala UPTD Air Bersih Mamuju Tengah, Arsyam M Nur menjelaskan, penyebab tidak lancarnya air dikarenakan ada kebocoran pipa.

"Kami menemukan 5 titik kebocoran, tiga titik sudah ditangani sementara dua titik lainnya sementara kami tangani," jelasnya.

Baca juga: Lama Tak Ngalir, Pelanggan Keluhkan Pelayanan PDAM Mamuju Tengah

Namun menjadi kendala, adanya pohon besar tumbang dan menutupi pipa bocor.

Sehingga pihaknya baru menyadari ada kebocoran setelah mengecek.

"Tadi siang, saya suruh anggota cari tukang chainsaw karena batang kayu tersebut besar dan harus di potong-potong terlebih dahulu," ujarnya.

Dirinya mengakui, kebocoran tersebut tidak terdeteksi karena dibawah tumpukan kayu.

Olehnya itu, saat ini pihak PDAM melakukan upaya perbaikan agar pipa bisa diperbaiki.

Sehingga, diharapkan air kembali normal mengalir ke rumah-rumah pelanggan.

Adapun terkait pembengkakan pembayaran saat air tidak lancar mengalir, Arsyam menjelaskan pihaknya harus bertemu langsung dengan pelanggan bersangkutan.

"Tentunya kita cek terlebih dahulu, pelanggan bersangkutan membawa nomor rekeningnya untuk dibandingkan bulan lalu dan sekarang," tuturnya.

Setelah itu, dilakukan pengecekan meteran di rumah pelanggan.

"Nantinya kita akan mengetahui, apakah ada kesalahan pencatatan oleh petugas kami atau tidak," pungkasnya.

Dirinya juga menyarankan, pelanggan bisa mengontrol meterannya sendiri terkait pemakaian bulanannya.

"Sehingga bisa dicocokkan ketika ada kekeliruan pencatatan oleh petugas," tutupnya. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Sandi Anugrah 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved