Rabu, 3 Juni 2026

Berita Polman

RSUD Hajja Andi Depu Polman Sudah Siapkan Layanan Kateterisasi Jantung dan Cuci Dara

Bahkan dr. Anita menyebut sudah ada 35 pasien masuk daftar tunggu untuk menggunakan layanan pemeriksaan jantung ini.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto RSUD Hajja Andi Depu Polman Sudah Siapkan Layanan Kateterisasi Jantung dan Cuci Dara
Tribun Sulbar / Fahrun Ramli
RSUD HAJJA ANDI DEPU - RSUD Hajjah Andi Depu di Jl Ratulangi, Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman, Sulbar, kini telah menyediakan layanan kateterisasi jantung dan cuci darah. 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hajja Andi Depu Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) kini mempersiapkan layanan katerisasi jantung, dan cuci dara, Selasa (18/3/2025).

Rumah sakit yang berada di di Jl Ratulangi, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali ini sudah kategori kelas B.

Direktur RSUD Hajja Andi Depu Polman, dr. Anita mengatakan layanan katerisasi jantung sudah siap difungsikan.

Baca juga: RSUD Hajja Andi Depu Polman Siap Layani Periksaan Kesehatan Paslon Pilkada 2024

Bahkan dr. Anita menyebut sudah ada 35 pasien masuk daftar tunggu untuk menggunakan layanan pemeriksaan jantung ini.

"Kami sudah siap untuk layanan katerisasi jantung, namun masih menunggu pihak BPJS mengenai biaya, layanan cuci dara juga sudah siap, bulan depan kita launching," kata dr. Anita kepada wartawan.

Dia mengatakan sejumlah sarana fasilitas alat kesehatan dan tenaga medis ahli jantung telah siap.

Namun belum dioperasikan lantaran masih menunggu kerja sama pembiayaan pasien dari BPJS.

Katerisasi jantung dan cuci dara ini kata dr. Anita merupakan pertama yang ada di rumah sakit Sulbar.

"Untuk sarana dan prasarana hingga tenaga medis ahli itu sudah lengkap, layanan cuci dari juga masih menuggu izin dari Kementerian Kesehatan," ungkapnya.

Dia mengatakan layanan katerisasi jantung ini meliputi pemeriksaan gangguan penyumbatan pembuluh darah jantung, juga dapat pemasangan cincin jantung.

Sementara untuk pelayanan cuci dara, dr Anita menyebut layanan ini amatlah penting.

Agar warah Sulbar tidak lagi harus di rujuk ke rumah sakit di Makassar untuk layanan cuci dara.

"Selain itu kita juga saat ini mempersiapkan rumah sakit ini jadi tempat pendidikan, kita minta kepada gubernur agar difasilitasi sarana pendidikan," ungkapnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved