Hari Perempuan Internasional
Peringatan IWD, Divisi Gender AJI Mandar Ingatkan Jurnalis Peduli Isu Perempuan
Padahal, menurut Harmegi, masalah perempuan merupakan hal yang sangat krusial untuk mendapat perhatian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kampanye-peduli-isu-perempuan-Aji-Kota-Mandar.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Mandar mengingatkan pentingnya media peduli isu perempuan khusunya di Sulawesi Barat.
Kampanye ini digelar dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional pada 8 Maret, yang mengangkat keresahan mendalam terkait posisi dan partisipasi perempuan di berbagai wilayah.
Ketua Devisi Gender, Anak dan Kelompok Marjinal AJI Mandar, Harmegi Amin, menjelaskan isu perempuan umumnya masih tenggelam di antara berita politik, ekonomi, dan pemerintahan.
Baca juga: Pimpin AJI Kota Mandar, Frendy Dorong Penguatan Jurnalisme Berbasis Kepentingan Publik
Padahal, menurut Harmegi, masalah perempuan merupakan hal yang sangat krusial untuk mendapat perhatian.
"Kita masih sangat minim menyorot isu-isu perempuan, padahal ini sangat penting, masalah perempuan adalah masalah bangsa, masalah daerah," ujar Egi, sapaan karib Harmegi.
Menurutnya, lemahnya perhatian media tentang perempuan turut berdampak signifikan terhadap partisipasi perempuan dalam berkarir.
Dia mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) di daerahnya yang menunjukkan angka partisipasi perempuan dalam dunia kerja masih sangat rendah.
"Kita bisa lihat data BPS tahun 2024, angka partisipasi perempuan dalam berkerja masih sangat rendah, misalnya di Kabupaten Polewali Mandar hanya 57,47 persen jauh dibanding laki-laki yang 83,99 persen, itu untuk usia angkatan kerja,” papar Egi.
Dalam konteks peringatan Hari Perempuan Internasional, Harmegi berharap Pemerintah Daerah tidak sekadar seremoni, melainkan secara konkret membuka akses luas kepada perempuan untuk berkarir di berbagai sektor.
"Pemerintah harus memberi ruang seluas-luasnya bagi perempuan untuk berkontribusi, baik di layanan publik, pemerintahan, maupun di sektor swasta," tegasnya.
Kampanye yang dilakukan AJI Mandar ini diharapkan dapat mendorong kesadaran media dan pemangku kepentingan untuk lebih memperhatikan isu-isu perempuan, serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih inklusif dan berkeadilan gender.(*)
| 2 Warga Sulsel Ditawan Israel Dibebaskan? Menlu Sugiono Sebut Bukan Penculikan |
|
|---|
| SDK Sebut Eksploitasi LTJ di Mamuju Masih Lama Masih Riset 10 Hingga 20 Tahun |
|
|---|
| Pentingnya Nalar Kritis di Tengah Arus Teknologi |
|
|---|
| Rahim Minta Pemprov Sulbar Pertimbangkan Ulang Kebijakan WFH, Singgung Modus Pengurangan Pegawai |
|
|---|
| Gubernur Sulbar Dukung Penuh Atlet MF Taekwondo Berlaga di Patriot Indonesia Taekwondo Championship |
|
|---|