Menag RI Lepas Mahasiswa PKUMI Short Course ke Amerika
Dalam sambutannya, Menteri Agama berpesan untuk menjaga citra PKUMI selama menempuh studi di Amerika.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Menteri-Agama-Republik-Indonesia-Prof-Dr-Nasaruddin-Umar-melepas-sejumlah-mahasiswa-PKUMI.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM - Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, melepas sejumlah mahasiswa Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) yang akan mengikuti Short Course di Amerika Serikat.
Acara pelepasan ini dihadiri oleh Kabid Diklat BPMI, Dr Mualwarman Hannase, Direktur PKUMI, Prof Dr Ahmad Thib Raya, serta Manajer PKUMI, Dr Nur Rofiah, dan Andi Ilo Palowangi.
Dalam program ini, mahasiswa PKUMI akan menempuh studi akademik di University of California, Riverside (UCR) dan Hartford University, serta mengikuti berbagai agenda ilmiah yang bertujuan untuk memperluas wawasan keilmuan dan membangun jejaring internasional.
Baca juga: Menag Lantik 37 Pejabat BPMI, Tegaskan Peran Istiqlal Sebagai Masjid Negara
Dalam sambutannya, Menteri Agama berpesan untuk menjaga citra PKUMI selama menempuh studi di Amerika.
“Kalian adalah duta Masjid Istiqlal, tunjukkan identitas akademik yang kuat, bawa nama baik PKUMI, serta manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” pesannya.
Menag juga mengingatkan agar mahasiswa memaksimalkan peluang bertemu dengan para profesor, aktif mengikuti seminar dan konferensi internasional, serta berkontribusi bagi bangsa dengan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama Short Course.
Sementara itu, Prof Dr Ahmad Thib Raya, selaku Direktur PKUMI mengingatkan mahasiswa untuk selalu memiliki rasa haus dalam mencari ilmu, baik dalam bentuk tertulis maupun yang tidak tertulis.
“Jangan hanya berfokus pada materi di ruang kelas, tetapi pelajari juga budaya akademik dan pola pikir para akademisi di sana,” ujarnya.
Dengan keberangkatan mahasiswa PKUMI ke Amerika ini, diharapkan mereka dapat kembali dengan wawasan yang lebih luas, pengalaman yang lebih kaya, serta mampu berkontribusi dalam pengembangan kajian Islam dan dakwah moderat di Indonesia.(*)
| Kemenag Fokus Perkuat Perlindungan Hak Anak di Pesantren, Dorong Sistem Ramah Santri |
|
|---|
| Pasokan Bahan Bakar Mulai Menipis Imbas Konflik Timur Tengah, Penerbangan Global Terancam Lumpuh |
|
|---|
| Ini Daftar 10 Mal Raksasa, Iran Mall di Teheran Masih Terbesar di Dunia |
|
|---|
| Gencatan Senjata Dua Pekan, Ini 10 Poin Penting Proposal Iran Disetujui Presiden AS Donald Trump |
|
|---|
| Kelompok Houthi Beri Sinyal Turun Tangan Lawan AS-Israel, Selat Bab al-Mandab Terancam Diblokade |
|
|---|