Sabtu, 23 Mei 2026

Longsor Pasangkayu

Longsor Putus Akses Warga Desa Salule Pasangkayu, Kendaraan Tidak Bisa Melintas

Material longsor menutupi badan jalan, lalu lintas warga terganggu apalagi jalan tersebut merupakan akses vital warga Desa Salule menuju ke kota Pasan

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Longsor Putus Akses Warga Desa Salule Pasangkayu, Kendaraan Tidak Bisa Melintas
Tribun Sulbar / Taufan
TANAH LONGSOR - Kondisi tanah longsor menutup badan jalan di Dusun Ajuna Baru, Desa Salule, Kecamatan Bambalamotu, Pasangkayu Sulawesi Barat (Sulbar), akibat hujan deras, Rabu (26/2/2025), sebabkan aktivitas lalu lintas warga menjadi terganggu. 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Hujan deras mengguyur Kabupaten Pasangkayu Senin (25/2/2025) yang berlangsung hingga malam, telah memicu tanah longsor di Dusun Ajuna Baru, Desa Salule, Kecamatan Bambalamotu.

Dari keterangan warga, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 20.00 WITA.

Baca juga: Bulog Mamuju TIdak Akan Pasok Minyak Goreng ke Pengecer Nakal Jual di Atas HET

Baca juga: Berkelahi dan Videonya Viral, Polisi Damaikan 3 Remaja Perempuan di Wonomulyo Polman

Pantauan Tribun-Sulbar.com, Rabu (26/2/2025), material tanah longsor tersebut, telah menutup sepenuhnya badan jalan.

Material longsor menutupi badan jalan, lalu lintas warga terganggu apalagi jalan tersebut merupakan akses vital warga Desa Salule menuju ke kota Pasangkayu.

Warga sementara waktu memutar atau lewat jalur berbeda jika hendak ke Pasangkayu

Namun, sebagian warga tetap menerobos karena malas mutar.

Warga berupaya membenahi jalan tersebut seadanya hingga bisa dilalui motor.

Kepala Dusun Ajuna Baru, Muhtar saat ditemui di lokasi mengatakan aparat desa sudah meninjau dan tengah berupaya mencari cara untuk mengatasinya.

"Rencana akan dicarikan alat berat untuk angkut lumpurnya," ujarnya.

Lokasi longsor diperparah dengan aliran air yang membawa material dari gunung.

"Tapi yang ini longsornya lebih parah," jelasnya.

Dia dan warga lain khawatir terhadap kondisi ini, apalagi melihat material tanah yang terus terkikis oleh aliran air menuju badan jalan.

Mereka sangat berharap agar pihak pemerintah dapat mengatasi masalah ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasangkayu, Nyoman Suandi saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan segera menuju ke lokasi.

"Sebentar mau di assessment anggota ke lapangan dulu," singkatnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved