Berita Mamuju
Mamuju Tak Masuk dalam Usulan DOB, Status Kota Masih Tertunda?
Salah satu calon DOB yang tertera adalah Kabupaten Balanipa, yang saat ini masih menjadi bagian dari Kabupaten Polewali Mandar (Polman).
Penulis: Suandi | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Sitti-Suraidah-Suhardi-saat-ditemui-di-Ge-7.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Wacana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) kembali mencuat setelah beredarnya undangan dari Forum Koordinasi Nasional Percepatan Pembentukan DOB yang ditujukan kepada seluruh Penjabat (Pj) Gubernur di Indonesia.
Dalam undangan tersebut, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) termasuk dalam daftar yang dibahas.
Baca juga: Puluhan Anak Sekolah Ikut Menebar Benih Ikan Nila di Sungai Budong-budong Mamuju Tengah
Baca juga: Pj Kades Baru Ulumanda Majene Akhirnya Bayar Insentif Binmas Usai Viral
Salah satu calon DOB yang tertera adalah Kabupaten Balanipa, yang saat ini masih menjadi bagian dari Kabupaten Polewali Mandar (Polman).
Namun, yang menarik perhatian adalah tidak tercantumnya Mamuju dalam daftar tersebut, padahal telah lama diwacanakan untuk berubah status dari kabupaten menjadi kota.
Menanggapi hal ini, Wakil Ketua I DPRD Sulbar, Sitti Suraidah Suhardi, mengaku belum mengetahui secara pasti terkait undangan tersebut.
"Saya belum tahu apakah undangan itu benar atau tidak karena belum ada informasi resmi," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Minggu (2/2/2025).
Meski begitu, Suraidah menegaskan bahwa wacana DOB bukanlah hal baru.
Ia menjelaskan bahwa Polewali Mandar memang mengusulkan DOB untuk pemekaran wilayahnya, berbeda dengan Mamuju yang merupakan ibu kota provinsi tetapi belum berstatus kota.
"Mamuju bukan DOB, tetapi sudah seharusnya berubah status menjadi kota. Sejak Sulbar terbentuk, belum ada ibu kota definitif yang sesuai dengan ketentuan undang-undang, dan ibu kota provinsi seharusnya berada di Mamuju," jelasnya.
Dengan belum masuknya Mamuju dalam daftar DOB, harapan Sulbar untuk memiliki ibu kota berstatus kota pun kembali terancam tertunda.(*)
Laporan Reporter Tribun Sulbar Suandi
| Harga Ganti Oli Mesin di Mamuju Tengah Naik Rp10 Ribu |
|
|---|
| Polisi Tegaskan Isu Penculikan Anak di Kalumpang Mamuju Hoaks, Ini Fakta Sebenarnya |
|
|---|
| Papan Larangan Tangkap Ikan di Tanjung Ngapo Mamuju Bikin Geger, Hanya Penduduk Desa Dungkait Bisa? |
|
|---|
| Pria di Mamuju Diciduk Polisi Kepergok Penghuni Kosan Wanita Dalih Tutup Pintu Kamar |
|
|---|
| 2 Saudara Kandung di Tapalang Mamuju Berselisih Gara-gara Harta Warisan Tanah Didamaikan Polisi |
|
|---|