IRT di Majene Gantung Diri
BREAKING NEWS: IRT di Majene Ditemukan Tewas Diduga Akhiri Hidup
Peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah sejumlah akun Facebook menyiarkan langsung suasana di lokasi kejadian.
Penulis: Anwar Wahab | Editor: Ilham Mulyawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Wanita-di-Majene-akhiri-hidup.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE – Kasus dugaan bunuh diri kembali terjadi di Majene.
Seorang wanita inisial W (31), warga Kecamatan Tammeroddo Sendana ditemukan tewas di dalam kamar rumahnya pada Minggu (2/2/2025) sekitar pukul 16.30 WITA.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah sejumlah akun Facebook menyiarkan langsung suasana di lokasi kejadian.
Salah satu akun yang menayangkan siaran langsung adalah akun milik Ism*ya A*yani.
Menurut keterangan pemilik akun, sebelum korban ditemukan tewas, sempat terdengar pertengkaran antara suami korban dan pihak keluarga.
Sementara itu, camat Sendana juga membenarkan adanya dugaan bunuh diri tersebut, menurutnya korban yang diduga bunuh diri ini merupakan Ibu Rumah Tangga (IRT).
"Iya dia ibu rumah tangga, dan belum kita tau kenapa nekat bunuh diri, " Kata camat Sendana yang tak ingin disebutkan namanya saat dikonfirmasi Tribun Sulbar.com via telepon.
Belum diketahui secara pasti penyebab insiden ini, namun polisi telah berada di lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Baca juga: Pj Gubernur Lepas 25 Ribu Benih Ikan Nila di Mateng, Bahtiar: Untuk Dinikmati Semua Kalangan
Baca juga: Gas 3 Kg Kini Hanya Bisa Dibeli di Pangkalan, Pertamina Imbau Pengecer Ajukan Jadi Pangkalan Resmi
Hingga berita ini ditulis, rumah korban yang terletak di jalan poros Majene-Mamuju, tepat di depan Pasar Pellattoang, masih dipadati warga yang ingin mengetahui kejadian tersebut.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif di balik kejadian ini.
Disclaimer:
Berita ini disusun berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak kepolisian dan saksi di lokasi kejadian. Kami tidak bermaksud menyudutkan pihak mana pun serta menghormati privasi keluarga korban. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami tekanan emosional atau memiliki pikiran untuk bunuh diri, segera cari bantuan dari keluarga, teman, atau tenaga profesional. Jangan ragu untuk menghubungi layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan dukungan. (*)
Laporan wartawan Tribun Sulbar.com Anwar wahab