Berita Pasangkayu
Kapal Tenggelam Akibat Cuaca Ekstrim, 3 Nelayan Pasangkayu Diselamatkan Basarnas
Tim Basarnas Unit Siaga Pasangkayu langsung terjun mengevakuasi korban yang terombang-ambing di laut.
Penulis: Abd Rahman | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Tim-Basarnas-Unit-Siaga-Pasangkayu-saat-evakuasi-perahu-nelayan.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Badan Sar Nasional (Basarnas) Unit Siaga Pasangkayu, berhasil selamatkan tiga orang nelayan yang sempat mengalami kapal tenggelam pada Minggu (7/7/2024).
Perahu yang ditumpangi tiga orang nelayan itu tenggelam dan terombang ambing di perairan Vovasanggayu, Kelurahan Pasangkayu Kabupaten Pasangkayu.
Tim Basarnas Unit Siaga Pasangkayu langsung terjun mengevakuasi korban yang terombang-ambing di laut.
Baca juga: Basarnas Mamuju Kerankan Tim Cari Nelayan Hilang di Perairan Budong-budong Mateng
"Tim siaga berhasil mengevakuasi tiga nelayan, saat ini dalam keadaan selamat," kata Kepala Basarnas Unit siaga SAR Pasangkayu, Andi Juli kepada wartawan, Senin (8/7/2024).
Awalnya tiga nelayan bernama Putu, Rian dan Wahyu, berangkat melaut untuk mencari ikan di laut pada Minggu, pukul 15.00 wita sore.
Namun, di tengah perjalanan kondisi cuaca ekstrim dan gelombang tinggi membuat perahu yang ditumpangi rusak hingga tenggelam.
Atas kejadian itu, pihak Basarnas mengingatkan kepada nelayan agar tetap berhati-hati saat beraktivitas mencari ikan di laut.
Andi Juli juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat, terutama para nelayan, untuk selalu waspada dan memperhatikan kondisi cuaca serta kelengkapan peralatan keselamatan saat akan melaut.
"Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan di laut, terutama yang berkaitan dengan pelayanan SAR," ujarnya.
Kapal tenggelam di pantai Vovasanggayu menjadi peringatan bagi seluruh masyarakat, terutama para nelayan akan pentingnya keselamatan saat berlayar di laut.
Setiap kecelakaan di laut dapat berakibat fatal, karena itu kesigapan dan kesadaran akan keselamatan harus senantiasa diutamakan.
"Kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih waspada dan memperhatikan keselamatan saat beraktivitas di laut," pungkasnya.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman
| Dinsos Pasangkayu Segera Asesmen Siswa yang Butuh Kaki Palsu Rp75 Juta |
|
|---|
| BPBD Pasangkayu Siapkan Tangki Air Hadapi Ancaman Kekeringan Akibat El Nino |
|
|---|
| Sapi Liar di Pasangkayu Masih Jadi Keluhan Warga, Satpol PP Tunggu Respons Ombudsman |
|
|---|
| Pembangunan Jembatan Gantung di Tinapu Pasangkayu Dimulai, TNI Libatkan Banyak Pihak |
|
|---|
| Kapolres Pasangkayu Pastikan Tak Ada Penimbunan LPG 3 Kg, Masyarakat Diminta Tak Panik |
|
|---|