Judi Online
Kodim 1402 Polman Periksa HP Prajurit Demi Berantas Judi Online
Letkol Czi Sabar Gufta Panjaitan mengingatkan seluruh prajurit menghindari segala bentuk perjudian online.
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Pemeriksaan-HP-seluruh-prajurit-usai-mengikuti-apel-di-ha.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Komando Distrik Militer (Kodim) 1402 Polewali Mandar (Polman) menggelar pemeriksaan handphone (Hp) para prajurit untuk berantas judi online, Rabu (26/6/2024).
Pemeriksaan dipimpin langsung Dandim Polman Letkol Czi Sabar Gufta Panjaitan usai upacara.
Baca juga: Empat Nomor Kejurnas Dayung Sulbar Tembus Final, Kadispora Janji Beri Bonus
Baca juga: Sampah di Laut Ganggu Kejurnas Dayung di Mamuju, Kadispora: Jangan Buang Sampah Sembarang Tempat
Satu per satu gawai milik prajurit diperiksa secara bergiliran, mencari aplikasi judi online.
Hasilnya tidak ada satu pun ditemukan dalam gawai prajurit menyimpan aplikasi judi online.
Letkol Czi Sabar Gufta Panjaitan mengingatkan seluruh prajurit menghindari segala bentuk perjudian online.
"Karena segala bentuk perjudian dapat merusak moral, mental dan kedisiplinan," tegas Letkol Czi Sabar Gufta Panjaitan saat apel pemeriksaan.
Menurutnya perjudian bukan hanya melanggar hukum, juga dapat menghancurkan kehidupan pribadi.
Serta perjudian dapat mempengaruhi profesionalisme seorang prajurit, sebagai cermin di masyarakat.
Dandim menyebut judi online ini telah memicu segudang permasalahan ditengah masyarakat.
"Tindakan ini sebagai langkah untuk mengontrol setiap perilaku prajurit teritorial yang dapat merusak citra TNI dan nama baik satuan di tengah masyarakat," lanjutnya.
Lulusan Akmil 2003 itu menekankan seluruh anggotanya baik militer, ASN TNI dan keluarga untuk menghindari aktivitas perjudian.
Langkah preventif kata dia, harus terus disosialisasikan kepada seluruh prajurit agar mengetahui dampak negatif, baik dari segi hukum, sosial, dan psikologis.
Utamanya prajurit bertugas sebagai Babinsa, selaku aparat kewilayahan, harus menjadi teladan di tengah masyarakat.
Ia menambahkan pengawasan internal harus dilakukan lebih intensif sebagai langkah pencegahan, agar tidak terjerumus dalam judi online maupun offline.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli
| Digaji Rp600 Ribu per Pekan Promosikan Judol, Pelayan Kafe Asal Mateng & Mahasiswi Ditangkap Polisi |
|
|---|
| Mahasiswi & Pelayan Kafe di Sulbar Tersangka Kasus Judi Online, Diduga Jaringan Kamboja |
|
|---|
| Budi Arie Ketua Umum Projo Diduga Terima 50 Persen Jatah dari Setoran Pengamanan Situs Judi Online |
|
|---|
| Polisi Gencar Berantas Judi Online di Mamuju Tengah, Ketahui Bahayanya! |
|
|---|
| Pria di Mamuju Tengah Ditangkap Polisi Perkara Judi Online |
|
|---|