Senin, 20 April 2026

Judi Online

Kodim 1402 Polman Periksa HP Prajurit Demi Berantas Judi Online

Letkol Czi Sabar Gufta Panjaitan mengingatkan seluruh prajurit menghindari segala bentuk perjudian online.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Kodim 1402 Polman Periksa HP Prajurit Demi Berantas Judi Online
Humas Kodim Polman
Pemeriksaan HP seluruh prajurit usai mengikuti apel di halaman upacara Markas Kodim 1402 Polman, Jl Muh Yamin, Kelurahan Manding, Kecamatan Polewali, Polman, Rabu (26/6/2024). 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Komando Distrik Militer (Kodim) 1402 Polewali Mandar (Polman) menggelar pemeriksaan handphone (Hp) para prajurit untuk berantas judi online, Rabu (26/6/2024).

Pemeriksaan dipimpin langsung Dandim Polman Letkol Czi Sabar Gufta Panjaitan usai upacara.

Baca juga: Empat Nomor Kejurnas Dayung Sulbar Tembus Final, Kadispora Janji Beri Bonus

Baca juga: Sampah di Laut Ganggu Kejurnas Dayung di Mamuju, Kadispora: Jangan Buang Sampah Sembarang Tempat

Satu per satu gawai milik prajurit diperiksa secara bergiliran, mencari aplikasi judi online.

Hasilnya tidak ada satu pun ditemukan dalam gawai prajurit menyimpan aplikasi judi online.

Letkol Czi Sabar Gufta Panjaitan mengingatkan seluruh prajurit menghindari segala bentuk perjudian online.

"Karena segala bentuk perjudian dapat merusak moral, mental dan kedisiplinan," tegas Letkol Czi Sabar Gufta Panjaitan saat apel pemeriksaan.

Menurutnya perjudian bukan hanya melanggar hukum, juga dapat menghancurkan kehidupan pribadi.

Serta perjudian dapat mempengaruhi profesionalisme seorang prajurit, sebagai cermin di masyarakat.

Dandim menyebut judi online ini telah memicu segudang permasalahan ditengah masyarakat.

"Tindakan ini sebagai langkah untuk mengontrol setiap perilaku prajurit teritorial yang dapat merusak citra TNI dan nama baik satuan di tengah masyarakat," lanjutnya.

Lulusan Akmil 2003 itu menekankan seluruh anggotanya baik militer, ASN TNI dan keluarga untuk menghindari aktivitas perjudian.

Langkah preventif kata dia, harus terus disosialisasikan kepada seluruh prajurit agar mengetahui dampak negatif, baik dari segi hukum, sosial, dan psikologis.

Utamanya prajurit bertugas sebagai Babinsa, selaku aparat kewilayahan, harus menjadi teladan di tengah masyarakat.

Ia menambahkan pengawasan internal harus dilakukan lebih intensif sebagai langkah pencegahan, agar tidak terjerumus dalam judi online maupun offline.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved