Sabtu, 30 Mei 2026

Pemkab Pasangkayu

Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa Terima Kasih ke NW Sudah Keliling Safari Ramadan 

Tim safari tersebut diisi para dai yang berasal dari pondok pesantren (Ponpes) Pusat NW Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa Terima Kasih ke NW Sudah Keliling Safari Ramadan 
Tribun Sulbar / Muhammad Asrul
Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa saat menerima kunjungan tim safari Ramadan Nahdhatul Wathan (NW), Jalan Sultan Hasanuddin Kelurahan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, pada Rabu (17/4/2024 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Bupati Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar) Yaumil Ambo Djiwa ikut melepas kepulangan 14 orang tim safari Ramadan Nahdhatul Wathan (NW) Pasangkayu.

Tim safari tersebut diisi para dai yang berasal dari pondok pesantren (Ponpes) Pusat NW Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pelepasan berlangsung di kediaman Bupati Yaumil Jalan Sultan Hasanuddin Kelurahan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, pada Rabu (17/4/2024).

Yaumil menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kegiatan safari Ramadan NW Pasangkayu.

"Terimakasih saya sampaiakan ke tim safari dari Lombok ya, terimaksih pencerahan-pencerahan, pengembangan syariat islam di Pasangkayu, terimakasih," ujar Yaumil.

Yaumil berharap kegiatan safari Ramadan NW Pasangkayu dapat terus berlangsung di tahun-tahun berikutnya.

Ia menyebut Pemkab Pasangkayu akan menyambut baik kedatangan para tim safari yang diisi para dai dari Ponpes NW Lombok.

"Harapan ke depan InsyaAllah mudah-mudahan tiap tahun bisa datang, kami pemerintah daerah tidak menutup tangan dan menerima kedatangan bapak-bapak (tim safari)," katanya.

Sementara Wakil Ketua Pengurus Wilayah NW Sulbar Lathif Syukril, memaparkan bahwa kegiatan safari tersebut sudah berlangsung dari tahun ke tahun selama Ramadan.

Dia menuturkan para dai yang diutus tidak hanya memberikan dedikasi keislaman melainkan semua unsur dari tujuan organisasi.

"Yakni pendidikan, dakwah dan sosial, jadi bukan hanya ceramah bahkan memanen sawit pun mereka terjun untuk membantu masyarakat," ujar Lathif.(*)

Laporan Reporter Tribun-Sulbar.com Muhammad Asrul

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved