Minggu, 19 April 2026

Berita Mamuju

Warga Bonehau Mamuju Blokade Jalan ke Perusahaan Tambang Batu Bara, Ini Penyebabnya

Aksi blokade jalan dilakukan masyarakat Desa Bonehau, Mamuju, Sulbar sejak Jumat (22/3/2024) hingga Sabtu (23/3/2024) hari ini.

Tayang:
Penulis: Abd Rahman | Editor: Via Tribun
zoom-inlihat foto Warga Bonehau Mamuju Blokade Jalan ke Perusahaan Tambang Batu Bara, Ini Penyebabnya
Tribun-Sulbar.com/ HO Ronaldi P Pongkapadang
Portal penutupan jalan ke perusahaan tambang batubara di Desa Bonehau, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), sejak Jumat (22/3/2024) hingga Sabtu (23/3/2024) hari ini. 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU- Masyarakat Desa Bonehau, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), menutup akses jalan yang dilalui perusahaan tambang PT Bonehau Prima Coal (BPC).

Blokade jalan menggunakan portal bambu itu terjadi sejak Jumat (22/3/2024) hingga Sabtu (23/3/2024) hari ini.

Nampak warga memasang informasi di baliho bertuliskan 'Apabila ada kendaraan melintas BPC yang melintas akan dikenakan sanksi.'

Portal penutupan jalan ke perusahaan tambang batubara di Desa Bonehau, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), sejak Jumat (22/3/2024) hingga Sabtu (23/3/2024) hari ini.
Portal penutupan jalan ke perusahaan tambang batubara di Desa Bonehau, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), sejak Jumat (22/3/2024) hingga Sabtu (23/3/2024) hari ini. (Tribun-Sulbar.com/ HO Ronaldi Pongkapadang)

Baca juga: Mahasiswa Desak Bupati Mamuju Tindak PT Bonehau Prima Coal, Belum Dapat Izin dan Pakai Jalan Umum

Aksi blokade jalan itu dipicu karena aktivitas perusahaan dianggap menganggu warga setempat.

Pasalnya, mobil truk pengangkut batu bara nekat menggunakan jalan umum.

"Untuk itu kami selaku masyarakat yang merasakan dampak langsung dari aktivitas kegiatan pihak perusahaan, menutup jalan itu," ungkap Koordinator Lapangan (Korlap) Ronaldi P Pongkapadang saat dihubungi Tribun-Sulbar.com, via Whatsapp, Sabtu (23/3/2024).

Ronaldi menyatakan, pemerintah daerah dalam hal ini mesti mengawal aktivitas tambang batu bara yang ada di wilayah Bonehau.

"Kami ingin ditangani dengan serius karena kasihan warga yang merasa terganggu dengan adanya aktivitas tambang itu," bebernya.

Lanjut Ronaldi, selain masalah fasilitas umum seperti jalan, pihaknya juga mendesak PT BPC untuk memprioritaskan masyarakat lokal dalam perekrutan tenaga kerja.

"Kami juga mendesak agar perusahaan ini memprioritaskan tenaga kerja lokal, jangan terima tenaga kerja dari luar salama masih ada masyarakat yang siap bekerja," pungkasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman 

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved