Kamis, 30 April 2026

Berita Mamuju

Balai Karantina Sulbar Lepas Liarkan Kepiting Bakau di Laut Rangas Mamuju

Kepiting bakau tersebut diselundupkan dari Kalimantan Timur (Kaltim) ke Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Abd Rahman | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Balai Karantina Sulbar Lepas Liarkan Kepiting Bakau di Laut Rangas Mamuju
Tribun Sulbar / Abd Rahman
Balai Karantina Pertanian Sulbar saat melepas liarkan kepiting bakau di laut Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (6/2/2024). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Balai Karantina Pertanian Sulawesi Barat (Sulbar) melepas liarkan 41 kepiting bakau di laut Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulbar, Selasa (6/2/2024).

Kepiting bakau tersebut diselundupkan dari Kalimantan Timur (Kaltim) ke Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

Ketua Tim Penegakan Hukum Karantina Sulbar Khaeruddin mengatakan, kepiting bakau disita dari penumpang Kapal Feri di Pelabuhan Feri Mamuju beberapa waktu lalu.

"Pelepas liaran hasil pengawasan dari pejabat Karantina dari dua daerah yaitu Banjarmasin dan Balikpapan," ungkap Khaeruddin kepada Tribun-Sulbar.com.

Kata dia, saat tiba di Mamuju pemilik barang ini berusaha mengelabui petugas dan akhirnya saat dilakukan pengawasan maka ditemui kepeting bakau sebanyak 71 ekor.

"Selebihnya sudah kita musnahkan karena mati, dan ada 41 ekor kami lepas liarkan di laut," katanya.

Lanjut Khaeruddin menjelaskan, kepeting bakau itu disita lantaran tidak memenuhi standar (ukuran) untuk dikonsumsi.

"Ukurannya tidak mencapai 12 cm (tidak sesuai ukuran). Itu melanggar aturan di Pasal 35 Undang-undang 21 Tahun 2019 dan Permen KKP Nomor 16 Tahun 2022,"ungkapnya.

Dia menambahkan, kepiting bakau itu diselundupkan dengan tujuan untuk diperjualbelikan di wilayah Sulbar.

"Tapi kepiting itu tidak sesuai ukuran dan akhirnya kami sita dan melepas liarkan laut," pungkasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved