Berita Pasangkayu
Mengenal Masjid Muhammad Cheng Ho Pasangkayu, Pakai Arsitektur China
Syarifuddin mengatakan tujuan pembangunan masjid Cheng Ho untuk masyarakat setempat dan karyawan perusahaan.
Penulis: Pain Sumaila | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Masjid-Muhammad-Cheng-Ho.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Mengenal masjid Muhammad Cheng Hoo di Dusun Salunggaluku, Desa Rondomayang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu.
Pantauan Tribun-Sulbar.com, Rabu (27/12/2023), Masjid Muhammad Ceng Ho ramai didatangi warga setempat dan karyawan PT Randomayang Tembak Lestari.
Bangunan masjid tersebut tampak unik dan berbeda dengan masjid lain yang ada di Pasangkayu.
Warna bangunan yang didominasi warna merah dan kuning keemasan.
Bagian dalam masjid terdapat mimbar dan lampu yang mewah berukuran besar.
Sementara di luar masjid terdapat terdapat 14 gusi dan taman kecil.
Luas masjid tersebut 30x34 meter, sementara luas lokasi keseluruhan masjid yaitu 51x34 meter.
Dengan kapasitas bisa menampung 200 jamaah.
Selain itu, bangunan masjid ini memiliki dua tempat wudhu.
Masjid ini dibangun Rudy Hartanto Wibowo, yang merupakan direktur utama PT Randomayang Tambak Lestari.
Pengurus masjid, Syarifuddin mengatakan tujuan pembangunan masjid untuk masyarakat setempat dan karyawan perusahaan.
"Hari ini, masjid Muhammad Ceng Hi perdana ditempati, dengan rangkaikan do'an selamatan sebelum diresmikan pak Bupati Pasangkayu, tanggal 17 Januari 2024," kata pengurus masjid itu.
Lebih lanjut, Syarifuddin, Masjid Muhammad Ceng Ho dibangun pada tanggal 31 Januari 2022 dan akan rampung hari ini.
"Pembangunan sudah 99 persen, Insha Allah hari ini selesai," ujarnya.
Bagi warga Pasangkayu dan sekitarnya yang hendak berkunjung ke Masjid Muhammad Ceng Ho sangat mudah.
Jarak dari pusat Kota Pasangkayu sekira 24 kilometer, dengan jarak tempuh 29 menit.
Laporan Reporter Tribun-Sulbar.com Abd Pain