Berita Majene
Cuaca Ekstrem Landa Perairan Majene, 2 Kapal Tug Boat Tongkang Terpaksa Berlabuh
Cuaca ekstrem di perairan Majene sebabkan dua tug boat tongkang berlabuh di Pantai Tangnga-tangnga, Sulawesi Barat, Minggu (17/12/2023) siang.
Penulis: Juita Mammis | Editor: Via Tribun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Cuaca-ekstrem-Kapal-Tug-Boat-BMP-02-dan-Segar-Sejati-1-berlabuh-di-Pantai-Tangnga-tangnga-Majene.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE- Cuaca ekstrem melanda perairan Majene di Pantai Tangnga-tangnga, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat.
Pantauan Tribun-Sulbar.com, Minggu (17/12/2023) siang, terdapat dua kapal tug boat tongkang berlabuh di perairan Majene.
Seorang Nahkoda kapal BMP 02, Ayyub, mengatakan kapal yang dinahkodai merupakan jenis tug boat tongkang.
Sejak (6/12/2023),kapal tersebut berangkat dari Makassar, Sulawesi Selatan menuju ke Balikpapan, Kalimantan Timur.
Namun, kapal tersebut dihadang cuaca ekstrem di perairan Majene yang anginnya sangat kencang.
Akhirnya, Kapal BMP 02 berlabuh untuk menghindari kecelakaan di laut pada Rabu (13/12/2023), pukul 03.00 Wita.
Ayyub menyebut ada sembilan orang awak kapal BMP 02.
Kapal tersebut mengangkut tiang pancang dan tiang listrik.
Tiang pancang ada seribu batang lebih, begitu pun dengan tiang listrik yang berjumlah lebih dari seribu batang.
Ia pun menyebut, kapal BMP 02 memiliki ukuran panjang 8,6 meter dan lebar delapan meter.
Kapal BMP 02 menggunakan bahan bakar solar.
Berat beban normal kapal BMP 02 berbobot hingga 3.100 ton lebih.
Sementara itu, Kapal Segar Sejati 1 juga berlabuh di perairan yang sama.
Kapal tersebut berlayar dari arah Malili Sulawesi Selatan menuju ke Balikpapan Kalimantan Timur.
"Kapal Segar Sejati 1 berlabuh beda satu hari dengan kapal BMP 02," kata Ayyub saat ditemui Tribun-Sulbar.com di pos ronda Lingkungan Tangnga-tangnga, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, Minggu (17/12/2023) WITA siang
"Segar Sejati 1 mengangkut CPO minyak sawit," tutup Ayyub. (*)
Laporan Reporter Tribun-Sulbar.com Juita