Pilpres 2024

Rangkuman Lengkap Paparan Debat Capres Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Prabowo Subianto

Dalam debat tersebut, ketiganya sama-sama diberi kesempatan memaparkan visi-misi, tanya jawab hingga menyampaikan pernyataan penutup.

Editor: Ilham Mulyawan
Tangkapan Layar YouTube KompasTv
Debat capres 2024 

TRIBUN-SULBAR.COM - Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto, tiga calon presiden di kontestasi politik 2024, telah mengikuti debat perdana capres, Selasa (12/12/2023) malam.

Dalam debat tersebut, ketiganya sama-sama diberi kesempatan memaparkan visi-misi, tanya jawab hingga menyampaikan pernyataan penutup.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ri sebagai penyelenggara pemilu, hanya memberi waktu kepada peserta debat capres waktu empat menit, untuk paparkan visi - misi mereka di ajang kontestasi Pemilihan presiden 2024.

Jika visi - misi hanya empat menit, maka menjawab pertanyaan 11 panelis diberi waktu hanya selama 2 menit saja.

Sedangkan kesempatan kandidat menanggapi jawaban lawannya, adalah 1 menit. Pun tanggapan sebaliknya juga diberikan waktu selama 1 menit.

Kemudian, kesempatan terakhir bagi si calon yang ditanya tadi untuk menjawab, merangkum, langsung merangkum dua capres lain untuk kesempatan menjawabnya atau meresponnya adalah 60 detik atau hanya 1 menit saja.

Sebanyak 11 panelis debat perdana menguji wawasan ketiga calon presiden tersebut dengan 18 pertanyaan telah disiapkan untuk ketiganya.

Selama 150 menit debat, 18 pertanyaan itu dibagi menjadi tiga untuk masing-masing segmen.

Berikut adalah Paparan Lengkap Visi Misi Para Calon Presiden dan Ringkasan
Eksekutifnya.

Paparan Lengkap Calon Presiden No.1

Calon Presiden No. 1 menekankan pentingnya negara hukum di mana hukum menjadi pijakan utama dalam menegakkan keadilan, memberikan manfaat, dan memastikan kepastian untuk semua orang. Mereka menyoroti kekhawatiran tentang penggunaan kekuasaan untuk kepentingan pribadi yang dapat membentuk hukum sesuai keinginan penguasa saat ini.

Berdasarkan observasi, mereka mencatat bahwa saat ini prinsip-prinsip hukum seringkali dilanggar dan bahwa perubahan diperlukan untuk mengembalikan tegaknya aturan hukum yang adil.

Poin-poin Penting Paparan:

1. Negara Hukum: Mengedepankan prinsip bahwa negara adalah negara hukum, bukan negara kekuasaan, dan kekuasaan harus diatur oleh hukum, bukan oleh penguasa.

2. Mendorong Perubahan: Menyuarakan kebutuhan akan perubahan untuk mengembalikan hukum menjadi landasan yang tegak dan adil bagi semua orang, terlepas dari status sosial atau politik.

3. Keberanian Berbicara: Menyoroti bahwa dalam kondisi saat ini, orang-orang yang berani menyampaikan kritik terhadap pemerintahan sering dihadapkan pada kekerasan dan tekanan.

4. Menegakkan Hukum: Komitmen untuk menegakkan hukum, menjadikan hukum sebagai landasan yang tinggi dalam kehidupan bernegara, dan memastikan bahwa hukum berlaku adil untuk semua, termasuk dalam urusan ASN, TNI, dan Polri.

Calon Presiden No.1 menegaskan komitmen mereka untuk memperjuangkan prinsip negara hukum yang berlandaskan keadilan dan menekankan perlunya perubahan untuk mengembalikan hukum menjadi landasan yang tegak dan adil bagi semua warga negara.

Paparan Lengkap Calon Presiden No.2
Poin-poin Penting Paparan:

1. Kepentingan Utama: Menempatkan hukum, HAM, perbaikan pelayanan pemerintahan, pemberantasan korupsi, dan perlindungan sosial sebagai fokus utama visi dan misi.

2. Dedikasi untuk Pancasila dan UUD 45: Menegaskan komitmen untuk mempertahankan prinsip Pancasila dan UUD 45 serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, hukum, dan HAM.

3. Manajemen Negara yang Efektif: Menyatakan bahwa kepemimpinan dan manajemen yang efektif telah memelihara stabilitas, kedamaian, dan kendali ekonomi di Indonesia.

4. Penekanan pada Pembangunan: Berkomitmen untuk memperbaiki kekurangan dan menjalankan tugas dengan integritas demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

5. Pemberantasan Korupsi: Menegaskan tekad untuk memberantas korupsi hingga ke akarnya sebagai bagian dari program untuk membangun negara yang lebih baik.

6. Pentingnya Persatuan dan Kedewasaan: Menekankan perlunya persatuan, kesejukan, dan kedewasaan dalam kepemimpinan untuk menghadirkan ketenangan dan kerukunan di antara beragam kelompok etnis dan agama di Indonesia.

Calon Presiden No.2 menegaskan komitmen mereka untuk menjaga prinsip-prinsip demokrasi, hukum, dan HAM, serta memperjuangkan kemajuan yang merata bagi semua warga Indonesia melalui pelayanan pemerintahan yang baik dan pemberantasan korupsi secara menyeluruh.

Paparan Lengkap Calon Presiden No.3

Poin-poin Penting Paparan:

1. Kesetaraan Akses: Fokus pada upaya menyamakan akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan di seluruh Indonesia.

2. Perhatian terhadap Berbagai Daerah: Memperhatikan nasib para guru, akses kesehatan, dan pendidikan di berbagai daerah, serta menekankan perlunya kesetaraan dalam mendapatkan kesempatan untuk belajar.

3. Pemberdayaan SDM dan Pekerjaan: Mendorong pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan memberikan kesempatan pekerjaan yang setara bagi semua orang, terutama bagi generasi muda.

4. Kesetaraan Akses Internet: Memperhatikan kesulitan akses internet di beberapa
daerah dan menyoroti pentingnya akses internet untuk pembelajaran.

5. Pemberdayaan Masyarakat dan Penyandang Disabilitas: Memberikan perhatian khusus pada masyarakat dan penyandang disabilitas untuk memastikan kesetaraan dan kesempatan yang sama dalam segala hal.

6. Pemberantasan Korupsi dan Keadilan: Menekankan perlunya pemberantasan korupsi dan penegakan keadilan dalam pemerintahan, serta memastikan perlakuan yang adil bagi semua orang dalam berdemokrasi.

Calon Presiden No.3 menegaskan komitmen mereka untuk memberikan perhatian yang lebih besar pada kesetaraan akses, kesempatan pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan bagi seluruh masyarakat Indonesia, dengan fokus pada wilayah yang belum merasakan manfaat pembangunan yang ada. Mereka berharap dapat menciptakan Indonesia yang
lebih merata, adil, dan berkeadilan bagi semua warganya. (*)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved