Pemkab Pasangkayu
Program Tanam Cabai Pemkab Pasangkayu di Lahan Tak Terpakai Seluas 10 Hektar, Kendalikan Inflasi
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (SulBar) memberikan bantuan berupa bibit cabai, pupuk, plastik mulsa serta beberapa alat media tanam lainnya.
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Pemkab Pasangkayu baru-baru ini melaksanakan program penanaman serentak koomiditi cabai di Desa Kalola, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.
Penanaman cabai ini diinisiasi kelompok tani dan Tim pengendalian Inflasi Daerah, dengan tujuan untuk membantu mengendalikan inflasi daerah di Sulbar, khususnya Kabupaten Pasangkayu.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (SulBar) memberikan bantuan berupa bibit cabai, pupuk, plastik mulsa serta beberapa alat media tanam lainnya.
Sementara Kelompok tani dan Tim pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Desa Kalola telah menyediakan lahan yang dulunya lahan tersebut tidak pernah digarap atau tidur.
Cabai ini ditanam di lahan garapan seluas 10 Hektar, yang tersebar atau terbagi di beberapa titik lokasi yang berada di Desa Kalola, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu.
"Ini kemudian dimanfaatkan oleh kelompok tani di Desa Kalola untuk ditanami cabai," ujar Bupati Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Bupati-Yaumil-Ambo-Djiwa-saat-penanaman-cabai-di-Desa-Kalola-Kabupaten-Pasangkayu.jpg)