Berita Majene
Polisi Segera Gelar Perkara ASN Majene Aniaya Mahasiswi di Pesta Pernikahan
Pelaku merasa kesal lantaran korban menyenggol pelaku dan akhirnya ASN ini terselut emosi dan langsung menghajar korban.
Penulis: Abd Rahman | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Ilustrasi-penganiayaan-anggota-TNI-K.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Polres Majene segera gelar perkara kasus dugaan penganiayaan seorang aparatur sipil negara (ASN) terhadap mahasiswi di Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).
ASN Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Mejene inisial FI itu menganiaya mahasiswi yang merupakan sepupunya sendiri di acara pernikahan di Lingkungan Tanjung Batu, Kecamatan Banggae Timur, Majene pada Rabu (20/9/2023) lalu.
Pelaku merasa kesal lantaran korban menyenggol pelaku dan akhirnya ASN ini terselut emosi dan langsung menghajar korban.
"Kasusnya segera kami gelar perkarakan (minggu ini), pihak korban juga tidak memaafkan pelaku," ungkap Kasat Reskrim Polres Majene Iptu Adi saat dihubungi Tribun-Sulbar.com, Selasa (3/10/2023).
Menurut Budi Adi, saat ini kasus dugaan penganiayaan itu masih dalam tahap penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
"Kemarin kami sudah periksa empat orang saksi, kita masih periksa beberapa saksi, karena ini akan digelar perkarakan," bebernya.
Kata di jika polisi menemukan adanya unsur tindak pidana,kasus tersebut akan naik ke tahap penyidikan.
"Apakah akan kami naikkan ke penyidikan atau tidak di (gelar perkara) ini," pungkasnya.
Sebelumnya, seorang mahasiswi inisial SI di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), diduga dianiaya oknum ASN inisial FI di acara pesta pernikahan.
Terduga pelaku ASN yang bertugas di Dinas Kominfo Mejene itu sudah dilaporkan korban ke Polres Majene.
"Iya pengaduan sudah masuk, ASN dilaporkan karena aniaya mahasiswi di acara pesta pernikahan," ungkap Kasat Reskrim Polres Majene Iptu Budi Adi saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (28/9/2023).(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman