Berita Mamuju
4 Calon DOB Kembali Mengemuka, Anggota DPRD Sulbar: Harus Ada Prioritas
Ada empat usulan DOB dari Sulbar, Kota Mamuju, Kabupaten Balanipa, Kabupaten Palili, dan Kabupaten Pitu Ulunna Salu.
Penulis: Adriansyah | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Mamuju-City-Ikon-Kota-Mamuju.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Wacana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Mamuju kembali mengemuka.
Wacana ini kembali didengungkan oleh anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Senayan, meski sifatnya hanya meneruskan periode sebelumnya.
Ada empat usulan DOB dari Sulbar, Kota Mamuju, Kabupaten Balanipa, Kabupaten Palili, dan Kabupaten Pitu Ulunna Salu.
Sejak wacana ini muncul tahun 2012-2019 silam, hingga saat ini belum menuai titik terang.
Ketua komisi I DPRD Kabupaten Mamuju, Sugianto menyebut, harus ada prioritas, meski keran pemekaran daerah belum terbuka.
Jika terlalu banyak, menurutnya, bisa jadi tak satu pun dapat diakomodir.
"Pesan saya kalau boleh jangan langsung empat, satu saja tidak bisa," kata Sugianto, kepada Tribun-Sulbar.com via Telepon, Kamis (10/8/2023).
Menurutnya, anggota DPD RI mesti memperjuangkan status ibukota provinsi dari kabupaten Mamuju menjadi kota madya.
"Wacana ini sebenarnya bagus, tapi perlu prioritas, kenapa begitu?, ini amat penting, karena 34 provinsi ditambah empat provinsi baru di Papua menjadi 38," sebutnya.
Sugianto menegaskan, wacana pembentukan DOB ini jangan sampai hanya akan menjadi kecap manis apalagi menjelang momentum Pemilu 2024.
Belum lagi membutuhkan anggaran triliunan membentuk satu DOB.
Sementara kemampuan APBD Mamuju sangatlah sedikit.
"Tidak gampang, mengenai anggaran DOB ini belum ada pembicaraan lebih lanjut," tandasnya.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Adriansyah.