Pencuri Kotak Awal
Polisi Kejar Pencuri Kotak Amal Masjid di Malunda Majene
Informasi diperoleh tribun, kotak amal milik Masjid dicuri di sebuah warung milik warga di Lingkungan Pucca Owa, kelurahan setempat.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Polsek-Malunda-Majene-mendatangi-sebuah-warung.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Sebuah kotak amal milik Masjid Nurul Huda Banua, Kelurahan Malunda, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, digasak pencuri. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (14/7/2023) dini hari.
Informasi diperoleh tribun, kotak amal milik Masjid dicuri di sebuah warung milik warga di Lingkungan Pucca Owa, kelurahan setempat.
Kepala Kepolisian Sektor Maluda, Iptu Irene Martina Rumaropen yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
Iptu Irene mengaku anggotanya sementara sudah berada di tempat kejadian perkara (TKP) untuk proses selanjutnya.
"Sementara dalam penanganan, anggota kami sudah di TKP," ujarnya.
Kepala Kepolisian Sektor Maluda, Iptu Irene Martina Rumaropen mengatakan, aksi pencurian diperkirakan sekitar pukul 6.30 Wita .
Dari hasil olah TKP dan informasi keterangan pemilik warung, pelaku mengambil kotak amal dengan cara memanjat pagar warung.
Kotak amal diambil pelaku berisi uang tunai diperkirakan mencapai satu juta rupiah .
Selain kotak amal, pelaku juga mengambil uang pemilik warung yang disimpan di Laci penjualan sekitar Rp 100.000 .
"Adapun isi dari kotak amal yang hilang diperkirakan sekitar Rp1.000.000," kata Iptu Irene lewat pesan Whatsappnya.
Iptu Irene menceritakan aksi pencurian diketahui berawal ketika pemilik warung berinisial JM melihat pintu depan sudah terbuka.
Iapun langsung dan mengencek barang barangnya. Ternyata kotak amal masjid sudah tidak berada di tempat nya.
Tidak hanya itu, uang di dalam laci sebanyak Rp 100 ribu jug raib dibawah kabur pelaku.
Polisi memastikan pelaku masuk dengan cara memanjat dinding warung.
"Ditemukan jejak kaki di atas taplak meja kulkas, serta dugaan sementara pelaku masuk ke dalam warung dengan cara memanjat dinding samping yang terbuat dari atap seng," ujar Iptu Irene.
Adapun kasus ini sementara dalam proses penanganan dan penyelidikan kepolisian setempat.