Sabtu, 18 April 2026

Berita Polman

Antisipasi Banjir, Sungai Binuang Polman Dikeruk Sepanjang 2 Km

Selama beberapa bulan terakhir, Kelurahan Ammasangan dan jalan poros Binuang jadi langganan banjir.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Antisipasi Banjir, Sungai Binuang Polman Dikeruk Sepanjang 2 Km
jABAL
Satu unit alat berat di aliran sungai Binuang yang berada di Kelurahan Ammasangan, Kecamatan Binuang, Polman, Selasa (30/5/2023). Dok Warga Jabal. 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Aliran Sungai Binuang di Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) dikeruk sepanjang 2 kilometer (km).

Pengerukan itu sebagai upaya untuk mengantisipasi banjir saat intensitas hujan tinggi.

Selama beberapa bulan terakhir, Kelurahan Ammasangan dan jalan poros Binuang jadi langganan banjir.

Pemerintah Kecamatan Binuang, meminjamkan alat berat untuk mengeruk aliran sungai tersebut.

Camat Binuang Andi Saggap, mengatakan, pengerukan dilakukan setelah berkoordinasi dengan Bupati Polman dan pihak Balai.

"Kita pinjamkan satu unit alat berat ekskavator, rencana pengerukan sungai sepanjang 2 km," ujar Andi Saggap, kepada wartawan, Selasa (30/5/2023).

Ia menerangkan, proses pengerukan saat ini berlangsung di titik aliran sungai yang mengalami pendangkalan.

Selain pengerukan, rencananya sepanjang pinggir sungai yang dekat dengan pemukiman akan dibuatkan tanggul.

Hal itu untuk menahan luapan aliran sungai ke rumah warga yang selama ini sering terjadi.

"Kita usulkan juga ke balai yang menangani ini aliran sungai untuk segera dibuatkan tanggul," lanjutnya.

Sementara itu kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Polman, Andi Afandi Rahmat mengatakan ada dua aliran sungai yang akan dinormalisasi.

Yakni aliran sungai Binuang dan aliran sungai Matakali yang berada di Kelurahan Matakali.

Dua aliran sungai itu sering meluap saat hujan deras akibat adanya pendangkalan.

Upaya itu, kata Afandi untuk meminimalisir terjadinya banjir yang selama ini terjadi di dua kecamatan.

"Kecamatan Matakali dan Binuang selama ini menjadi langganan banjir, kita upayakan pengerukan," ungka Afandi kepada wartawan.

Disebutkan untuk aliran sungai Matakali akan dikeruk sepanjang 12 km dari jembatan Matakali.

Titik pengerukan aliran sungai akan dimulai dari jembatan Matakali hingga ke muara sungai.

Afandi menambahkan dari jembatan Matakali ke arah hulu dikeruk sepanjang delapan km, sementara ke arah hilir sepanjang tiga km.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved