Berita Majene
Penjelasan BMKG Soal Cuaca Kadang Panas dan Hujan di Majene
Prakirawan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Majene, Agus mengungkapkan penyebab, sehingga cuaca ini mengalami fluktuasi.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Cuaca-di-wilayah-Majene-nampak-mendung-pada-sore-hari.jpg)
TRIBUN - SULBAR.COM, MAJENE - Beberapa hari terakhir cuaca wilayah Majene tidak menentu.
Terkadang panas sekali, tetapi mungkin bisa juga hujan terus-menerus dari pagi hingga petang.
Prakirawan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Majene, Agus mengungkapkan penyebab, sehingga cuaca ini mengalami fluktuasi.
Agus mengatakan, kondisi ini dipengaruhi oleh peralihan musim yang melanda sebagian wilayah Indonesia,khusus di Majene.
"Pada saat ini memang cuaca tidak menentu, karena saat ini musim peralihan atau musim pancaroba yaitu dari musim hujan beralih ke musim kemarau," ujar Agus kepada tribun, Jumat (28/4/2023).
Kondisi cuaca tidak menentu diperkirakan akan berlangsung hingga pertengahan Mei 2023 mendatang.
Dimasa peralihan ini, BMKG mengimbau kepada masyarakat tetap waspada dengan cuaca ekstrem yang sewaktu waktu terjadi.
"Dari prediksi yaitu mulai sejak pertengahan maret sampai dengan 10 hari awal Mei atau hingga pertengahan bulan Mei mendatang," sebutnya.(san)