Harga Bahan Pokok
Harga Telur dan Beras di Pasar Topoyo Mamuju Tengah Masih Stagnan
Aktivitas jual beli hari pertama usai Idul Fitri 1444 Hijriah di pasar Topoyo normal sama seperti hari-hari biasa sebelumnya.
Penulis: Samsul Bachri | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Salah-satu-pedagang-telur-dan-beras-di-pasar-Topoyo-Mamuju-Tengah-Jumat-2842023.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Sepekan usai Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah, harga bahan pokok di Mamuju Tengah masih stagnan.
Seperti pantauan di Pasar Topoyo, Mamuju Tengah, Jumat (28/4/2023).
Harga beras dan telur masih sama saat jelang lebaran lalu.
"Harga tetap pak, kalau telur Rp 50 ribu per rak, beras Rp 290 per 25 kilogram,"Kata Indra, salah satu pedagang asal Tobadak saat ditemui di pasar Topoyo, Jumat (28/4/2023).
Menurutnya, harga masih sama saat sebelum lebaran, tidak ada kenaikan maupun penurunan.
"Hanya pembeli yang berkurang pak, " Tutur Indra.
Ia mengaku hari pertama pasar Topoyo pasca lebaran pembelinya berkurang.
"Beda waktu jelang lebaran pak, pembeli banyak, terutama telur, " Imbuhnya.
Indra menjual dagangannya diatas mobil pickup hitam miliknya di area luar bagian utara pasar Topoyo.
Setiap hari pasar, tak hanya pasar Topoyo, tapi pasar Tobadak, Tomemba Salugatta dan beberapa pasar lainnya ia datangi untuk menjual telur dan beras.
"Istilahnya kejar pasar pak, kalau hari pasar saya datangi, " Terangnya.
Sementara pantauan aktivitas jual beli hari pertama usai Idul Fitri 1444 Hijriah di pasar Topoyo normal sama seperti hari-hari biasa sebelumnya.
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Samsul Bahri