Jumat, 1 Mei 2026

KPU Sulbar

Tahapan Pendaftaran DPD hingga DPRD, KPU Sulbar Datangi Kantor BNN Sulbar

Jajaran KPU Sulbar diterima langsung Kepala BNN Sulbar Guruh Ahmad Fadiyanto di ruangannya.

Tayang:
Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Tahapan Pendaftaran DPD hingga DPRD, KPU Sulbar Datangi Kantor BNN Sulbar
Tribun Sulbar / Hablu Hambali
Jajaran KPU Sulbar mendatangi kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulbar di Jl Yos Sudarso, Kecamatan Mamuju, Mamuju, Sulbar, Kamis (27/4/2023). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulbar mendatangi kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulbar di Jl Yos Sudarso, Kecamatan Mamuju, Mamuju, Sulbar, Kamis (27/4/2023).

Kedatangannya untuk koordinasi tahapan yang sedang dijalankan KPU Sulbar ke BNN Sulbar pada tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Salah satunya, tahapan pendaftaran calon DPD, DPRD kabupaten dan provinsi pada tanggal 1 sampai 14 Mei 2023 mendatang.

Jajaran KPU Sulbar diterima langsung Kepala BNN Sulbar Guruh Ahmad Fadiyanto di ruangannya.

"Semua peserta haru bebas narkoba sesuai PKPU RI. Makanya kita koordinasi ke BNN," kara Plh Ketua KPU Sulbar Farhanuddin, saat ditemui di lokasi, Kamis (27/4/2023).

Beberapa persyaratan lainnya harus dipenuhi bakal calon DPD, DPRD kabupaten dan provinsi.

Selain BNN, kata Farhan jajaran KPU juga berkoordinasi dengan instansi vertikal lainnya di Sulbar.

"Mulai Kemenkumham, Kejaksaan, Pengadilan Negeri. Inilah tugas kita melayani semua peserta Pemilu 2024 agar berjalan lancar," bebernya.

Sedangkan, ditanya soal peserta yang pernah tersandung narkoba dan sudah bersih apakah masih bisa mendaftar.

Kata Farhan, salah syaratnya bebas narkoba saat memdaftar di KPU Sulbar.

Kepala BNN Sulbar Guruh Ahmad Fadiyanto mengungkapkan siap membantu menyukseskan tahapan pada Pemilu 2024.

"Kita siap membantu agar tahapan Pemilunya sukses. Terutama pengurusan bebas narkoba dari BNN," ujarnya.

Sedangkan, soal adanya persyaratan bebas narkoba di Pemilu 2024 dirinya mengatakan ini bagian dari mensosialisasika agar para pemimpin daerah betul-betul bersih dari narkoba.

Sehingga, masa depan daerah bisa berkembang dengan diisi orang-orang berkualitas.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved