Berita Mamuju
KRONOLOGI Foto Bugil Mahasiswi di Mamuju Jadi Stiker WhatsApp
ketiga orang yang diperiksa terutama saksi C sebagai diduga memposting stiker di dalam group WhatsApp dinilai tidak memenuhi unsur mens rea.
Penulis: Zuhaji | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/tampilan-WhatsApp-5.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Mahasiswi usia 23 tahun di Mamuju, mendapat tindakan pelecehan seksual terhadap dirinya melalui stiker WhatsApp.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju, AKP Jamalludin mengatakan pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi.
"Kami sudah periksa tiga orang saksi untuk sementara ini," ungkapnya saat ditemui Tribun-Sulbar.com di ruang pemeriksaan Polresta Mamuju, Kamis (13/4/2023).
Sejauh ini, ketiga orang yang diperiksa terutama saksi C sebagai diduga memposting stiker di dalam group WhatsApp dinilai tidak memenuhi unsur mens rea.
Mens rea adalah sikap batin pelaku pada saat melakukan perbuatan atau niat jahatnya.
AKP Jamal menerangkan, stiker tersebut memang benar adanya namun pihaknya masih perlu memastikan kemiripan gambar yang dimaksud.
Lanjutnya, mahasiswi tersebut mengakui pernah mengirimkan foto dirinya yang identik dengan stiker itu kepada teman dekat atau mantan kekasihnya.
"Seingat pelapor seperti itu," jelas AKP Jamal.
Kata dia, untuk sementara pihaknya sedang berusaha mencari bekas pacar pelapor.
"Kita belum bisa menyebutkan siapa, karena bisa saja orang yang dimaksud menghilangkan bukti," tambahnya.
Dari pengamatan Tribun-Sulbar.com, stiker itu terlihat seperti hasil jepretan foto selfie dalam satu ruangan tertutup yang dilakukan secara pribadi.
Memperlihatkan setengah tubuh bagian atas seorang perempuan dalam kondisi bertelanjang dada namun tertutup dengan teks pada area payudara.
Sebelumnya, saksi C mengirim stiker mahasiswi tersebut ke sebuah group WhatsApp pada Sabtu, 8 April 2023 pukul 15.00 WITA.
Salah satu teman korban kemudian melihat langsung foto stiker itu dan melaporkannya pada si pelapor.
Mahasiswi itu lantas menghubungi langsung C untuk meminta klarifikasi.