Penjual Durian
Durian Palu Dijual di Kota Mamuju Harga Rp 100 Ribu per Biji
Harga durian masih terbilang mahal karena datang dari Palu Sulawesi Tengah (Sulteng).
Penulis: Abd Rahman | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Lapak-penjual-durian-di-Jl-Yos-Sudarso-Kabupaten-Mamuju-Su.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Penjual durian mulai marak dipinggir Jl Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (2/3/2023).
Harganyapun bervariasi mulai dari Rp 100 ribu per biji hingga Rp 100 tiga biji ukuran besar.
Harga durian masih terbilang mahal karena datang dari Palu Sulawesi Tengah (Sulteng).
Pantauan Tribun-Sulbar.com, pedagang durian memakai mobil pikc up untuk berjualan di pinggir jalan.
Selain itu para pedagang durian itu membuat rumah atau lapak durian dipakai berjualan.
Pedagang durian A'do mengaku, sekitar empat hari mereka berjualan durian di dalam Kota Mamuju, Sulbar.
"Kalau sekarang masih mahal karena kita datangkan dari Palu Pantai Utara," ungkapnya saat ditemui Tribun-Sulbar.com, Kamis.
Kata dia, durian yang dijual ada jenis durian otong dan durian biasa tapi isinya sangat tebal dan nikmat.
Menurutnya, harga durian cukup mahal karena peminat banyak dan stok pedagang di Kota Mamuju sangat sedikit.
"Selain banyak peminat durian, faktor jarak dari Palu ke Mamuju sehingga harga durian mahal," bebernya.
Untuk diketahui, lokasi penjualan durian saat ini hanya berada di Jl Yos Sudarso, Mamuju, tak jauh dari Grand Hotel Maleo.
Pedagang memilih berjualan di pinggir jalan karena selalu ramai pembeli.
"Sekarang banyak sekali pembeli meskipun harga cukup mahal." tandasnya.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman