Minggu, 12 April 2026

Minyak Goreng

Penyebab Harga Minyakita Mahal dan Susah di Mamuju

Pasokan Minyakita besutan pemerintah sudah tidak tersedia di beberapa lapak Pasar Baru Mamuju, Jl Andi Makassau, Mamuju.

Tayang:
Penulis: Abd Rahman | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Penyebab Harga Minyakita Mahal dan Susah di Mamuju
Tribun Sulbar / Abd Rahman
Minyakita di Pasar Tradisional Mamuju (Pasar Baru Mamuju) Jl Andi Makassau, Kelurahan Karema, Mamuju, menipis. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Minyak goreng bersubsidi, Minyak goreng rakyat (Minyakita) kian langka di Pasar Tradisional Mamuju.

Pasokan Minyakita besutan pemerintah sudah tidak tersedia di beberapa lapak Pasar Baru Mamuju, Jl Andi Makassau, Mamuju.

Meskipun ada, harga Minyakita sudah melampaui  harga eceran tertinggi (HET) berada di harga Rp 17 ribu per liter.

Padahal harga minyak subsidi  yang ditetapkan pemerintah itu senilai Rp 14 ribu per liternya,karena kelangkaaan Minyakita sehingga dijual mahal.

"Harga Minyakita itu sudah Rp 17 ribu per liter itupun kalau ada stoknya. Sudah satu pekan minyak goreng itu tidak masuk ke pasaran," ungkap Suri pedagang di Pasar Baru Mamuju, Rabu (1/3/2023).

Suri mengatakan, menipisnya stok Minyakita ini karena menjadi rebutan masyarakat karena dianggap lebih murah dari minyak goreng lainya.

"Cuman Minyakkita yang murah jadi na cari sekali masyarakat," bebernya.

Lanjut Suri menuturkan, pengambilan Minyakita juga dibatasi dari distributor hanya bisa dibeli 10 kemasan isi satu liter.

Namun, dia tidak mengetahui penyebab Minyakita pemerintah ini harus dibatasi dan stok sulit  di distribusikan ke pasaran.

"Saya tidak tahu kenapa sampai se sulit ini lagi Minyakita, padahal minyak ini sangat membantu masyarakat karena murah," ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga Mamuju Haslinda mengaku, kecewa karena minyak goreng murah sudah kembali langka di pasaran.

"Kalaupun ada harganya sangat mahal sudah Rp 17 ribu, kemarin saya belikan masih Rp 14 ribu," keluhnya.

Dia berharap pemerintah segera mengembalikan stok Minyakita ke pasaran agar masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah terbantu.

"Jangan sampai kasian ini langka dan mahal sampai bulan Suci Ramadan. Jadi pemerintah mesti ambil tindakan," pungkasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved