Warga Segel Puskesmas

BREAKING NEWS: Warga Segel Puskesmas Pasangkayu 1, Pelayanan Terganggu

Pelayanan kesehatan di Puskesmas Pasangkayu 1 terganggu hingga dialihkan ke puskesmas lainya.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Munawwarah Ahmad
Samhari
Puskesmas Pasangkayu 1, Desa Karya Bersama, Kecamatan Pasangkayu, Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar) disegel warga lantaran lahan tak dibayarkan. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Warga segel Puskesmas Pasangkayu 1, Desa Karya Bersama, Psangkayu, gara-gara biaya lahan tak kunjung dibayarkan.

Akibatnya, pelayanan kesehatan di Puskesmas Pasangkayu 1 terganggu hingga dialihkan ke puskesmas lainya.

Hal itu diakui Kepala Dinas Kesehatan Pasangkayu Samhari saat dihubungi wartawan melalui telepon, Selasa (24/1/2023).

"iya ada penyegelan dari warga, saya barusan dari sana cek puskesmas itu," ungkapnya.

Menurut Sahmari, diduga pemilik lahan atas nama Rahman menyegel puskesmas karena persoalan lahan.

Samhari menjelaskan lahan tersebut awalnya ialah hibah untuk pembangunan puskesmas seluas 5000 meter.

Namun terjadi kesalahan pada sertifikat yang mencantumkan 7000 meter.

"Jadi ada lebih 2000 meter itu. Nah itu lahan milik warga yang menyegel. Tidak semua dipakai pembangunan gedung itu yang 2000 meter, cuman masuk dalam kawasan puskesmas yang dalam pagar," bebernya.

Ia mengaku telah mengajukan pembayaran ganti rugi lahan tersebut.

Selain itu, pihaknya juga telah berkomunikasi dengan pemilik lahan agar menunggu pembayaran.

"Sudah kita komunikasi, cuman dia (pemilik lahan) tetap tidak mau dibuka puskesmas sebelum dibayar itu tanahnya," terangnya

Saat ini pelayanan kesehatan di puskesmas tersebut terpaksa dipindahkan di puskesmas lainnya.

Kemudian ia mengaku masih mencari solusi agar puskesmas itu bisa segera kembali beroprasi.

"Kita pindahkan ke puskesmas lain untuk pelayanan kesehatan. Sementara kita carikan solusi supaya bisa dibuka kembali itu puskesmas yang disegel," pungkasnya.

Nampak, pintu masuk pagar puskesemas disegel menggunakan papan kayu sehingga warga yang masuk ke puskesmas tidak bisa.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved