Berita Mamuju Tengah

Polisi Tambah Tiga Tersangka Kasus Bentrok Sengketa Lahan Sawit di Mamuju Tengah

Ia menyembutkan, tiga orang tersangka baru ini satu di antaranya merupakan ketua kelompok tani inisial A yang diduga kuat terlibat dalam kasus tersebu

Penulis: Abd Rahman | Editor: Nurhadi Hasbi
Zuhaji/Tribun-Sulbar.com
Lima dari tujuh tersangka kasus bentrokan antar warga yang terjadi di Budong-budong, Mamuju Tengah, terancam hukuman mati 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Tersangka kasus bentrokan atau pengeniyaan di Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat (Sulbar), akibat sengketa lahab sawit bertambah tiga orang.

Diketahui, kasus bentrokan tersebut meregan nyawa satu orang warga atas nama H Mayo.

Hingga kini tersangka kasus tragedi berdarah itu sudah 10 orang.

Hal itu dibenarkan Direktur Kriminal Umum ( Dirkrimum ) polda Sulbar Kombes Pol I Nyoman Artana saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (18/1/2023).

"Tiga orang tersangka baru itu berinsial H, K dan A. Kini jumlah tersangka sudah 10 orang dan sudah di tahan," ungkap Nyoman.

Ia menyembutkan, tiga orang tersangka baru ini satu di antaranya merupakan ketua kelompok tani inisial A yang diduga kuat terlibat dalam kasus tersebut.

Kata dia, tersangka ini beperan mengumpulkan massa untuk melakukan penyerangan terhadap korban (H Mayo).

"Satu tersangka (ketuak kelompok tani) beperan mengumpulkan massa untuk menyerang korban (H Mayo)," bebernya.

Karena itu, pria berpangkat tiga bunga itu berharap kepada seluruh masyarakat Mateng agar selalu mempercayakan kasus kepada ke kepolisian.

"Saya berharap masyarkat tetap tenang jaga keamanan dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak Kepolisian," tandasnya.

Sebelumnya,Polda Sulawesi Barat (Polda) telah menetapkan tujuh tersangka terkait kasus bentrokan warga Budong-budong, Mamuju Tengah, Sulbar, hingga menewaskan satu orang.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulbar, Kombes Pol I Nyoman Arthana mengatakan, telah dilakukan pemeriksaan terhadap 50 orang, di mana 37 orang mengaku telah melakukan penganiayaan.

Namun, setelah pendalaman Polda Sulbar menetapkan tujuh orang tersangka

"Di antaranya ARD, AL, SM, DL, JD, AD, dan AM, lima orang telah diamankan di sini (Polda Sulbar) dua lagi sedang dilakukan perawatan di rumah sakit," papar Arthana yang dikutip dari TribunSulbar, Senin (16/1/2023) kemarin.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR
© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved