Bank Sulselbar

Polda Sulbar Periksa Saksi Ahli dari OJK, Perdalam Dugaan Penggelapan Dana Nasabah Bank Sulselbar

Pemeriksaan saksi itu untuk memperkuat pendalaman kasus raibya dana nasabah Bank Sulselbar Cabang Mamuju.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Ilham Mulyawan
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
Suasana pelayanan di KCU Bank Sulselbar Mamuju, Jl Martadinata, Kelurahan Simboro, Mamuju, Selasa (15/3/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Kasus dugaan penggelapan dana nasabah Bank Sulselbar di Mamuju masih terus didalami oleh Polda Sulbar.

Terbaru, Penyidik Polda Sulawesi Barat (Sulbar) memeriksa saksi ahli dari Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel) terkait kasus raibnya dana nasabah Bank Sulselbar Mamuju senilai Rp 10 miliar.

Saksi ahli yang akan dihadirkan dari otoritas jasa keuangan (OJK) dan ahli perbankan dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

Pemeriksaan saksi itu untuk memperkuat pendalaman kasus raibya dana nasabah Bank Sulselbar Cabang Mamuju.

"Usai mengorek (periksa) keterangan saksi ahli, kita akan segara lakukan gelar perkara untuk menentukan apakah adan tersangka atau tidak," kata Ditkrimsus Polda Sulbar Kombes Pol Afrizal saat dihubungi wartawan, Rabu (18/1/2023).

Afrizal menyebutkan, pihaknya langsung mengutus penyidik Polda Sulbar ke Makassar untuk meminta keterangan dari saksi ahli tersebut.

Menurutnya, kasus Bank Sulselbar sangat menyita perhatian publik dan raibnya dana nasabah itu karena kelalaiaan pihak penanggungjawab bank.

"Kalau hanya duit Rp1 juta atau Rp2 juta yang hilang itu mungkin teledor. Tapi uang Rp10 miliar yang hilang dan menurut saya ini adalah kelalaian," ujarnya.

Namun kata dia, untuk menetapkan tersangka penyidik harus memiliki bukti yang cukup minimal dua alat bukti yang harus dimiliki.

"Terkait perkembangan saksi ahli nanti kita akan informasikan seperita apa yah," tandasnya.

Sebelumnya, mantan Marketing Funding Bank Sulselbar Cabang Mamuju Hermin resmi ditahan setelah menjalani pemeriksaan dalam kasus raibnya dana nasabah Rp 10 miliar.

Tersangka Hermin sudah diperiksa delapan jam di ruangan Sub Direktorat 2 Fiskal Moneter dan Devisi (Fismondev) lantai dua Kantor Polda Sulbar, Jl Aiptu Nurman, Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Senin (2/1/2023).

Pemeriksaan tersangka dimulai pada pukul 11.00 Wita - 17.00 Wita sore.

Nasrun Kuasa Hukum tersangka Hermin mengatakan, klienya ditahan selama 20 hari di dalam rumah tahanan Polda Sulbar.

"Tadi klien kami diperiksa sebagai tersangka dan pada malam hari ini pihak penyidik sudah melakukan penahanan," ungkap Nasrun kepada Tribun-Sulbar.com.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved