Berita Sulbar

Warga Miskin di Sulbar Bertambah 3,54 Ribu, Begini Kata Sekprov Muhammad Idris

Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kemiskinan Sulbar pada September 2022 169,26 ribu jiwa.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman
Ibu janda anak 6 Munang tinggal di rumah reyot di Desa Sondoang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). (Masdar) 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Warga miskin di Sulawesi Barat (Sulbar) bertambah.

Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kemiskinan Sulbar pada September 2022 169,26 ribu jiwa.

Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 3,54 ribu jiwa, jika dibandingkan Maret 2022.

Sekprov Muhammad Idris mengatakan indikator yang digunakan BPS hampir sama selama ini terjadi.

Pertama, penyebabnya dua tahun mengalami pandemi Covid-19.

"Pertumbuhan ekonomi juga mempengaruhi kesejahteraan masyarakat dan angka kemiskinan," kata Idris, saat ditemui di kantor Gubernur Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Selasa (17/1/2023).

Dikatakan, langkah pemulihan Pemprov harus menemukan langsung warga masuk kategori miskin.

"Data-datanya harus presisi. Istilahnya harus ketahuan betul dimana dan tim juga harus memahami betul," ungkapnya.

Termasuk, pemulihan pascabencana yang masih bermasalah di Mamuju.

Selain itu, beberapa anggaran lambat disalurkan karena persoalan datanya.

"Inilah menjadi pelajaran bagi kita semua agar lebih profesional terutama di kabupaten," tandasnya.

BPS Sulbar mengeluarkan data bahwa beberapa faktor mempengaruhi naiknya angka kemiskinan.

"Rokok kretek filter menjadi komoditi urutan kedua yang memberi pengaruh besar pada kenaikan Garis Kemiskinan (GK) Sulbar pada September 2022," ujar Kepala Statistik Ahli Madya, BPS Sulbar, Mukrabin, di aula BPS Sulbar, Jl Martadinata, Simboro, Mamuju, Senin (16/1/2023).

"BPS menggunakan konsep kebutuhan dasar, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan," jelas Mukrabin.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved