Pemilu 2024

Anwar Adnan Saleh Sebut Pemilu Sistem Proporsional Tertutup Sebuah Kemunduran

Anwar Adnan Saleh tidak memungkiri bahwa kedua sistem tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Hablu Hambali
Ketua DPW Nasdem Sulbar Anwar Adnan Saleh saat ditemui di kantor Gubernur Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Selasa (17/1/2023). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Ketua DPW Nasdem Sulbar Anwar Adnan Saleh turut menanggapi soal wacana sistem proporsional tertutup akan digunakan pada Pemilu 2024 mendatang.

Menurut Anwar Adnan Saleh, jika ini digunakan maka suatu kemunduran dalam pelaksanaan Pemilu.

"Kalau ini digunakan maka ini menunjukkan memunduran demokrasi," kata AAS, saat ditemui di kantor Gubernur Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Selasa (17/1/2023).

Namun, dirinya tidak memungkiri bahwa kedua sistem tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Sehingga, tidak perlu lagi dirubah apa yang digunakan selama ini.

"Dua-duanya baik dan bagus, makanya proporsional terbuka saja," singkatnya.

Sebelumnya, partai Nasdem salah satu dari delapan parpol yang menolak penerapan sistem proporsional tertutup pada Pemilu 2024 mendatang.

Mulai, Nasdem, Demokrat, Golkar, PKB, PAN, PKS, PPP, dan Gerindra.

Bahkan, para petinggi parpol tersebut melakukan pertemuan dan deklarasi.

Seperti, Ketum Demokrat AHY, Ketum Partai Gokar Airlangga Hartarto, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum PKS Ahmad Syaikhu, dan Ketum PAN Zulkifli Hasan.

Sedangkan Partai Nasdem diwakili oleh Sekjen Jhonnh G. Plate dan PPP diwakili oleh Waketum Amir Uskara.(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved