Breaking News:

Berita Polman

Polman Sudah Kategori UHC, Warga Kini Bisa Berobat Gratis Bermodal KTP, Pemkab Gelontorkan 43 Miliar

Pemkab Polman mengelontorkan anggaran Rp 43 miliar lebih untuk membayar seluruh tunggakan iuran BPJS Kesehatan.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Polman, dr Andi Emy Purnama Natsir saat ditemui di ruangannya, Jumat (6/1/2023). 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) memperoleh kategori Universal Health Coverage (UHC) per Januari 2023.

Kini 96 persen masyarakat Polman dapat berobat secara gratis di seluruh fasilitas layanan kesehatan.

Bahkan, tanpa harus memperlihatkan kartu BPJS Kesehatan, cukup dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) warga Polman sudah bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis.

Pemkab Polman mengelontorkan anggaran Rp 43 miliar lebih untuk membayar seluruh tunggakan iuran BPJS Kesehatan.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Polman, dr Andi Emy Purnama Natsir mengatakan 96 persen masyarakat Polman telah tercover di Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.

"Tetapi hanya sampai di kelas tiga, dilayani untuk mendapat pelayanan kesehatan di seluruh rumah sakit," terang dr Andi Emy Purnama Natsir saat ditemui, Jumat (6/1/2023).

Dijelaskan, UHC sendiri ialah program pemerintah pusat.

Jaminan kesehatan yang memastikan setiap warga memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan.

Manfaat UHC, kata dia, masyarakat tidak harus menunggu 14 hari tenggang waktu baru berlaku, melainkan langsung dapat dilayani saat berobat.

Berbeda sebelumnya, setelah terdaftar menuggu 14 hari, kemudian baru bisa mendapat pelayanan gratis.

"Jika belum punya kartu BPJS atau mau beralih dari mandiri ke PBI, dapat segera langsung mengurus ke Dinas Sosial," ungkapnya.

Syaratnya yakni, kartu identitas diri atau KTP, wajib berdomisili di Polman.

Sebelumnya, banyak masyarakat Polman, iuran BPJS Kesehatan menunggak lantaran tidak bayar.

Anggaran Rp 43 miliar lebih tersebut, iuran BPJS Kesehatan yang menunggak akan terbayarkan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved