Kamis, 14 Mei 2026

Berita Mamasa

BEGINI Reaksi Dinas PU Mamasa Soal Aksi Pemuda Desa Aralle Utara Tolak Pembangunan Jalan

Pembangunan jalan penghubung Desa Aralle Utara, Baitang dan Salutambun itu mendapat penolakan dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Desa Aralle Utara.

Tayang:
Penulis: Adriansyah | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto BEGINI Reaksi Dinas PU Mamasa Soal Aksi Pemuda Desa Aralle Utara Tolak Pembangunan Jalan
Tribuners/Muh Diki
Mahasiswa dan pemuda Desa Aralle Utara Mamasa tolak pembangunan infrastruktur jalan 


TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Pembangunan infrastruktur jalan di Desa Aralle Utara, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, mendapat penolakan.

Pembangunan jalan penghubung Desa Aralle Utara, Baitang dan Salutambun itu mendapat penolakan dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Desa Aralle Utara.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mahasiswa dan Pemuda menolak pembangunan jalan itu lantaran dinilai merusak irigasi lahan pertanian.

Akibatnya, petani merugi karena mengalami gagal panen.

Padahal persoalan ini sebelumnya telah dikoordinasikan pemuda ke pihak Pemerintah Desa Aralle Utara dan Polsek Aralle agar berkoordinasi pihak Dinas PU.

Bahkan pihak mahasiswa juga telah menyurat ke Dinas PU agar persoalan itu segera disikapi.

Namun, setelah 2x24 jam pihak Dinas PU tidak memberikan tanggapan.

Karenanya, Mahasiswa dan Pemuda menggelar aksi penolakan dengan memasang spanduk penolakan.

"Stop pekerjaan jalan Baitang-Salutambun selamatkan lahan pertanian masyarakat, perbaiki Irigasi dan lahan pertanian masyarakat Desa Aralle Utara," kata kordinator lapangan, Muh Diki kepada Tribun-Sulbar.com, via telepon.

Dia mengatakan, pihaknya menuntut agar Dinas PU memberikan ganti rugi lahan petani yang terdampak pekerjaan jalan penghubung itu.

"Apabila tuntutan kami tidak diterima dan disetujui, maka kami meminta pihak pekerja dan Dinas terkait untuk menghentikan sementara pekerjaan jalan itu demi menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan," tegas Muh. Diki.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Oktavianus Masuang, mengatakan pada dasarnya pemuda tidak menolak pembangunan jalan.

"Saya ada di lokasi, tidak ada yang menolak, hanya permintaan perbaikan irigasi yang tertimbun," kata Oktavianus, via Whatsapp, Jumat (6/1/2023) sore tadi.

Persolan ini lanjut dia, telah dimediasi pihak Polsek Aralle, dan keputusannya, pihak Dinas PU akan memfasilitasi masyarakat untuk perbaikan irigasi yang rusak.

"Kita akan fasilitasi dengan pihak pelaksana pekerjaan untuk perbaikan. Jadi keputusannya kita akan dibantu," pungkasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved