Tahun Baru
Stok Ikan Menipis Jelang Tahun Baru Akibat Cuaca Buruk, Pedagang Cari Keluar Daerah
Beberapa pedagang terpaksa menutup lapaknya karena tidak mendapat pasokan ikan dari nelayan setempat Mamuju.
Penulis: Zuhaji | Editor: Munawwarah Ahmad
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Jelang tahun baru 2023, stok ikan segar di Mamuju menipis akibat cuaca buruk sepekan terakhir membuat nelayan sulit melaut.
Beberapa pedagang terpaksa menutup lapaknya karena tidak mendapat pasokan ikan dari nelayan setempat Mamuju.
Kurangnya pasokan ikan, diakui salah satu pedagang ikan di Pasar Baru Mamuju, Abdullah (42).
"Jadi harus cari keluar, Palu, Kendari, bahkan sampai ke Gorontalo," ungkap Abdullah yang ditemui langsung di Pasar Baru Mamuju, Jl Andi Makkasau, Kelurahan Karema, Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (28/12/2022).
Kata dia, kemungkinan para nelayan tidak melaut akibat badai dan gelombang tinggi akhir–akhir ini di perairan Mamuju.
Sebagian besar nelayan tidak melaut untuk menghindari risiko kecelakaan.
Selain khawatir disapu badai, melaut di tengah cuaca hujan deras menurut dia kurang efektif karena biasanya tangkapan ikan akan minim.
"Harapannya, cuaca cepat membaik karena kita tidak bisa paksakan nelayan mencari ikan sangat berbahaya," kata Abdullah.
Stok yang tersedia di pasar lebih dominan ikan laut jenis kembung atau masyarakat sering menyebutnya ikan katombo.
"Kalau seperti ini, tentunya harga ikan pasti naik," pungkasnya. (*)
Laporan Wartawan Tribunsulbar.com Zuhaji
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Pedagang-ikan-di-Pasar-Baru-Mamuju-Abd.jpg)