177 Jiwa Terdampak Banjir Rob di Mamuju Tengah, Warga Diminta Evakuasi Mandiri

Sebanyak 177 jiwa terdampak akibat banjir rob di Dusun Lamba-Lamba Desa Lamba-Lamba Kecamatan Pangele, Mamuju Tengah, Jumat (23/12/2022).

Penulis: Samsul Bachri | Editor: Habluddin Hambali
Tribun Sulbar / Ist
Kondisi Dusun Lamba-lamba Desa Lamba-Lamba Kecamatan Pangale Mamuju Tengah setelah diterjang ombak tinggi sudah kondusif, namun warga tetap waspada dan siaga melakukan evakuasi mandiri jika terjadi hal yg sama dan lebih parah, Sabtu (24/12/2022).(Ist) 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Sebanyak 177 jiwa terdampak akibat banjir rob di Dusun Lamba-Lamba Desa Lamba-Lamba Kecamatan Pangele, Mamuju Tengah, Jumat (23/12/2022).

Fenomena ini dipicu angin kencang dan hujan deras yang melanda wilayah tersebut.

Berdasarkan data dari BPBD Mamuju Tengah, akibat banjir rob di Dusun Lamba-lamba berdampak terhadap 54 Kepala Keluarga (KK) atau 177 jiwa.

Sementara 14 orang lanjut usia (lansia) dan 20 balita.

Wakil Komandan Regu (Wadanru) Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Mamuju Tengah, Syawalauddin mengatakan banjir rob melanda wilayah tersebut pada Jumat (23/12/2022) kemarin.

"Kejadiannya kemarin, banjir rob berlangsung dari pukul 17.05 hingga pukul 20.15 Wita, " Kata Syawaluddin saat dikonfirmasi via WhatsApp, Sabtu (24/12/2022).

Kata ia, ketinggian gelombang mencapai 3 hingga 4 meter.

Selain berdampak pada rumah warga, banjir rob ini juga sempat merendam fasilitas umum.

"Sekolah satu unit, masjid satu unit, posyandu satu unit serta jalan dusun sepanjang 1,5 kilometer," Ucapnya.

Syawal katakan, upaya yang dilakukan oleh TRC BPBD Mamuju Tengah menghimbau warga untuk tetap waspada.

"Kita himbau untuk tetap waspada dan mempersiapkan diri untuk evakuasi mandiri jika terjadi hal yang sama dan lebih parah, " Terangnya.

Karena lanjut Syawal, dimungkinkan akan terjadi peningkatan lebih dalam jangka 1-2 hari kedepan.

"Alhamdulillah sudah kondusif, namun kami meminta kepada warga agar tetap waspada dan siaga untuk melakukan evakuasi mandiri jika terjadi hal yg sama dan lebih parah dari tadi malam," Imbuhnya.

Ia menambahkan, puncak ketinggian air pasang diperkirakan terajadi hari ini.

"Diperkirakan puncak ketinggian air pasang terjadi hari ini, Sabtu (24/12/2022), " Pungkasnya.(*)

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Samsul Bahri

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved