Berita Mamuju Tengah
KREATIF, PT SRL Gelar Lomba Desain Baju dari Limbah Sawit
Kegiatan ini berpusat di kilo 5 Desa Babana, Kecamatan Budong-Budong, Mamuju Tengah, Rabu (21/12/2022).
Penulis: Samsul Bachri | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Peserta-lomba-desain-baju-tengah-memperlihatkan-gaun-berbahan-dasar-limbah-sawit.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Perusahaan Kelapa Sawit (PKS) PT Surya Raya Lestari (SLR) gelar lomba desain baju dari limbah sawit.
Kegiatan ini dilakukan untuk memeriahkan Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember 2022.
Dua PKS, yakni PT SLR 1 dan PT SLR 2 yang berkedudukan di Kabupaten Pasangkayu dan Mamuju Tengah berkolaborasi untuk menggelar perlombaan tersebut.
Kegiatan ini berpusat di kilo 5 Desa Babana, Kecamatan Budong-Budong, Mamuju Tengah, Rabu (21/12/2022).
Selain desain baju, beberapa perlombaan lainnya seperti lomba kebersihan dan lomba olahraga volly.
Dalam kegiatan tersebut, puluhan ibu-ibu yang merupakan istri dari para karyawan PT SLR berhasil membuat baju menggunakan bahan dasar dari limbah sawit.
Ada yang menggunakan cangkang sawit, lidi sawit, pelepah sawit hingga batang kelapa sawit.
Para ibu ibu mendesain limbah tersebut menjadi sebuah gaun yang unik.
Maria, salah satu peserta fashion mengatakan kualitas baju yang ia buat dengan menggunakan limbah sawit tak kalah dengan baju yang ada dipasaran.
"Saya tentu bangga bisa membuat baju dari limbah sawit, baju ini sangat baik tidak kalah dengan baju bermerek yang dijual diluar sana," kata Maria.
Lanjut Maria, semua bahannya dari limbah sawit, seperti lidi sawit, batang sawit, pelepah dan cangkang sawit.
Sementara itu, Ketua Pembina Persatuan Isteri Karyawan (Periska) PT Suryaraya Lestari Hj Nilmawiyah, mengatakan kegiatan seperti ini belum pernah dilaksanakan sebelumnya sehingga pihaknya berinisiatif.
"Ini dilakukan agar perempuan dapat lebih kreatif, unggul dan lebih maju tidak hanya bisa di sumur, di dapur dan di kasur, " terang Nilmawiah.
Ia menegaskan perempuan di Sulbar, khususnya di Mamuju Tengah harus memiliki kreatifitas, kapasitas serta pengetahuan yang baik agar dapat menjadi ibu yang tangguh.
Ia berharap pada momentum peringatan Hari Ibu tahun 2022 ini para ibu-ibu dapat lebih kreatif dan bisa menjadi harapan bagi daerah serta bisa berbuat untuk bangsa dan negara.
"Harapannya ke depan ibu-ibu bisa lebih kreatif, bisa menjadi harapan bangsa karena ibu adalah madrasah pertama untuk anak-anaknya." pungkasnya.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Samsul Bahri