Berita Majene

Bantuan Korban Gempa Tahun II Belum Disalurkan, Bupati Majene Akan Temui Warga di Malunda Besok

Menurut perwakilan Aliansi Masyarakat Malunda Ulumanda ini pertemuan direncanakan digelar di Kantor Kecamatan Malunda.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Nurhadi Hasbi
Polres Majene
Sejumlah personil kepolisian melakukan pengawalan aksi unjuk rasa warga di Ulumanda beberapa waktu lalu. 

TRIBUN - SULBAR.COM, MAJENE - Persoalan dana bantuan dana stimulan tahap dua untuk perbaikan rumah korban gempa di Ulumanda dan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat masih terus bergulir.

Bupati Majene dijadwalkan akan menemui langsung korban gempa di Malunda terkait masalah tersebut, pada Kamis (21/12/2022).

Rencana pertemuan ini seiring dengan permintaan pendemo yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Malunda Ulumanda beberapa waktu lalu.

"Kemungkinan besok pak Bupati akan hadir di tempat yang sudah dijanjikan," ucap salah satu warga Malunda Edhy Putra Negara kepada tribun, Rabu (21/12/2022)

Menurut perwakilan Aliansi Masyarakat Malunda Ulumanda ini pertemuan direncanakan digelar di Kantor Kecamatan Malunda.

Sebelumnya, ratusan warga Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat yang terkena dampak gempa pada Januari 2021 lalu melakukan aksi unjuk rasa, Senin (19/12/2022)

Unjuk rasa berlangsung di depan Pasar Baru malunda atau dekat SMPN 1 Malunda dengan estimasi massa sekitar 100 orang.

"Ada sekitar 100 orang," kata salah satu perwakilan aksi Edhy Putra Negara kepada tribun.

Massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Malunda - Ulumanda (Al Malu) berunjuk rasa dengan menyampaikan beberapa tuntutan.

Mereka mempertanyakan terkait bantuan dana stimulan tahap dua yang dijanjikan pemerintah.

Sebab sampai saat ini bantuan untuk perbaikan rumah rusak baik ringan, sedang maupun berat belum tersalurkan

Padahal gempa yang mengguncang Sulawesi Barat sudah 23 bulan berlalu.

Masyarakat disebut hanya diberikan janji dan jawaban dari pemerintah daerah bahwa penentu bantuan ini bisa tersalur adalah pemerintah pusat .

Alasannya pemerintah daerah tidak sanggup untuk membiayai korban ruma rusak akibat bencana gempa.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved