Pemilu 2024

Nomor 3 di Pemilu 2024, DPC PDIP Mamuju Tengah: Tanamkan Prinsip Trisakti

Nomor urut 3 yang digunakan PDIP pada Pemilu 2019 lalu masih digunakan pada Pemilu 2024 mendatang.

Penulis: Samsul Bachri | Editor: Munawwarah Ahmad
I komang Budi Arcana
Ketua DPC PDIP Mamuju Tengah, I komang Budi Arcana 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Seperti 8 partai lainnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) juga masih menggunakan nomor urut lama.

Nomor urut 3 yang digunakan PDIP pada Pemilu 2019 lalu masih digunakan pada Pemilu 2024 mendatang.

Ketua DPC PDIP Mamuju Tengah, I Komang Budi Arcana mengatakan setiap kader harus menanamakan dan melaksanakan prinsip Trisakti

"Itu kenapa PDI Perjuangan masih menggunakan nomor 3 sebagai nomor urutnya, " Kata I Komang saat dikonfirmasi via WhatsApp, Jumat (16/12/2022).

Menurut I Komang ada tiga alasan PDI Perjuangan menggunakan nomor lama yang pertama ada filosopi Trisakti.

"Jadi setiap kader harus menanamkan dan melaksanakan prinsip trisakti yaitu, berdaulat dalam bidang politik, mandiri dalam bidang ekonomi, berkepribadian dalam budaya, " Kata I Komang.

Kedua lanjut I Komang, warna yang ada lambang PDI Perjuangan itu adalah Tridatu, hitam melambangkan kekuatan dan tekad, merah melambangkan keberanian dan pengorbanan, sedangkan putih meambangkan kebenaran dan kesucian.

"Jadi segala kekuatan dan Tekad, harus berani berjuang dan berkorban untuk kebenaran yang di cita citakan, " Terangnya.

Sedangkan yang ketiga, kata I Komanh, nomor urut 3 sudah membumi di benak kader dan segenap rakyat yang telah mempercayai PDI Perjuangan dan bertekad menang secara hetrik.

"Unsur tiga pilar, yakni Struktur Partai, Legislatif dan Petugas Eksekutif harus bersatu padu dalam gotong royong memperjuangkan masyarakat, " Katanya lagi.

Ia menambahkan, PDI Perjuangan adalah Parpol pertama yang mendaftar sebagai calon peserta pemilu 2024 di KPU RI, itu sebagai bukti tidak boleh ada penundaan pemilu serta perpanjangan masa jabatan.

"PDI Perjuangan juga berjuang untuk membatasi periode kekuasaan di eksekutif, sehingga tidak terjadi dinasti yang menggurita, konstitusi harus di jaga dengan konskwen,  makanya Pemilu tak boleh di tunda," Urainya.

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Samsul Bahri 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved