Berita Sulbar
DWP Sulbar Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga di Era Digital
DWP Provinsi Sulbar menggelar peringatan HUT ke-23 DWP di Graha Sandeq, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Mamuju, Jumat (9/12/2022) kemarin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Ketua-DWP-Sulbar-Prof-Kartini-Hanafi-Idris-menyerahkan-hadian-lomba-pidato-karegori-sekolah-dasar.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Dharma Wanita Persatuan (DWP) tingkat provinsi Sulawesi Barat (DWP), mengusung tema Membangun Perempuan Cerdas Untuk Memperkuat Ketahanan Keluarga di Era Digital.
DWP Provinsi Sulbar menggelar peringatan HUT ke-23 DWP di Graha Sandeq, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Mamuju, Jumat (9/12/2022) kemarin.
Peringatan HUT ke-23 DWP diawali dengan pemaparan kegiatan DWP Sulbar.
Termasuk peran DWP dalam peduli kebencanaan beberapa tahun terakhirnya, serta berperan dalam penanganan stunting dan pernikahan dini di Sulbar.
Ketua DWP Sulbar Prof Kartini Hanafi Idris menjelaskan, tema HUT ke-23 DWP sebagai upaya pemenuhan hak hak perempuan.
"Hak- hak kita yang diperoleh hari ini bukanlah pemberian, melainkan hasil perjuangan perempuan yang diperoleh secara gotong royong," kata Kartini.
Kartini mengatajak agar DWP kembali pada landasan awal, yakni memberi ruang bagi perempuan agar mampu berkontribusi nyata demi kemajuan bangsa.
"Peran DWP menjadi modal dasar untuk melangkah ke depan, menjadi penggerak peningkatan ketahanan keluarga dan masyarakat," ungkapnya.
Sementara itu, Sekprov Sulbar Muhammad Idris mengatakan, penting bagi DWP agar menjadikan peringatan HUT ke-23 DWP sebagai momen mereview apa yang sudah dijalankan selama satu tahun.
Bagi Idris, DWP Sulbar layak disebut tiang utama dari keluarga.
"Mulai dari aktivitas yang sifatnya psikologis seperti sensitif situasi sosial, bencana. Ibu-ibu hadir dalam keterbatasan sampai pada hal hal konkrit, memastikan DWP organisasi mengelola anggotanya yang semua istri-istri ASN," pungkasnya.
Selain itu, Idris menekankan perlunya kesiapan dalam menghadapi tantangan era saat ini, dan itu dapat dihadapi dengan berangkat dari penguatan keluarga.
"Era digital ini tantangannya berat dan bisa kita hadapi dengan kematangan keluarga menghadapi kemungkinan kemungkinan kesalahan arah," ungkapnya.
Salah satu yang dapat dilakukan, kata dia, adalah membatasi penggunaan seluler bagi anak.
Idris berharap DWP menjadi pionir menggerakkan keluarga agar demi masa depan generasi.
Puncak HUT DWP, turut dilakukan penyerahan sejumlah hadiah perlombaan yang digelar dalam rangka HUT DWP.
Seperti Lomba e-Reporting, Lomba Kebersihan Kantor, Lomba Bernyanyi Berpasangan, dan lomba lainnya. (*)