Dinas Perkim Sulbar

Soal Pembangunan Bendungan Budong-budoong, Kadis Perkim Sulbar: Kami Hanya Dampingi Balai Sungai

Proyek pembangunan Bendungan Budong-budong ini merupakan peranan Balai Sungai Wilayah III Palu.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Ilham Mulyawan
habluddin/Tribun-Sulbar.com
Kepala Dinas Perkim Sulbar H Saharuddin saat ditemui di rumah makan Cilacap 

Laporan wartawan TRIBUN-SULBAR.COM, Habluddin

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Kepala Dinas Perkim Sulbar, Saharuddin mengatakan, pihaknya hanya memfasilitasi rapat koordinasi pembangunan bendungan Budong-budong di rumah makan Cilacap, Kecamatan Mamuju, Mamuju, Sulbar, Jumat (9/12/2022).

Proyek pembangunan bendungan Budong-budong ini ada di Desa Salu Lebo, Kecamatan Topoyo, Mamuju Tengah, Sulbar.

"Kita hanya sebatas menfalitasi pertamuan dengan berbagai instansi," kata Kepala Dinas Perkim Sulbar H Saharuddin.

Proyek pembangunan Bendungan Budong-budong ini merupakan peranan Balai Sungai Wilayah III Palu.

Sampai saat ini, masih ada beberapa pemilik lahan belum setuju nilai pembebasannya.

"Masih ada 14 orang belum setuju sehingga akan dilakukan pendekatan persuasif," ungkap Saharuddin.

Pembebasan lahan ini menurutnya, tidak mungkin dilakukan dibawah harga.

Karena tentu akan dilakukan perbandingan harga serta aksesnya.

"Ada kan akses tentu ada perbedaan harga misalnya bagian depan dan belakang pasti berbeda harganya," bebernya.

Kemudian tentu akan ada perbedaan harga dengan pemilik lahan satu dengan yang lainnya.

Pembebasan lahan ini sepenuhnya kewenangan Balai Sungai Wilayah III Palu.

"Kami tidak ada keterlibatan di situ, hanya mendampingi saja pihak Balainya," ujarnya.

"Kita hanya masuk dalam tim terpadu yang dibentuk ini," tandasnya.

Diketahui, dalam rapat tersebut dihadiri perwakilan Polda Sulbar, Polres Mateng, Kepala Desa Salu Lebo, Camat Topoyo, Pemkab Mateng hingga jajaran Balai Sungai Wilayaj III Palu.(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved