Berita Sulbar

Tahun Depan BPN dan Pemprov Sulbar Akan Panen Cabai di Lahan 300 Hektar dari 3 Kabupaten

BPN telah mengapresiasi upaya pemprov Sulbar dalam mempersiapkan daerah mengatasi ancaman krisis panganBPN telah mengapresiasi upaya pemprov Sulbar da

Editor: Ilham Mulyawan
ist
Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Akmal Malik menemui Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional, Sarwo Edhy di Jakarta, pada Juamt (2/12/2022). Pertemuan itu untuk membahas masalah pangan di Indonesia, termasuk ancaman krisis pangan. 

TRIBUN-SULBAR.COM - Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulbar, Abdul Waris Bestari mengatakan, Sulawesi barat (Sulbar) punya potensi pangan, yang mampu menjadi penyuplai pangan ke daerah lain yang kekurangan.

Dengan begitu Sulbar menjadi daerah yang turut berperan menjaga stabilitas harga pangan di Indonesia.

Waris mengatakan salah satu komoditas pangan yang surplus di Sulbar adalah beras.

Baca juga: Badan Pangan Nasional Akan Wujudkan Gudang Penyimpanan dan Mobil Lab Uji Mutu Pangan di Sulbar

Dan sudah beberapa kali menjadi penyuplai ke provinsi lain.

Komoditas inilah yang nantinya siap disuplai ke daerah lain yang kekurangan beras.

"Jadi BPN akan mendistribusikan pangan dari daerah yang surplus ke daerah yang kekurangan. Ongkos biaya angkut untuk mendistribusikan itu dibantu Badan Pangan Nasional," terangnya, dalam rilis yang diterima, Sabtu (3/12/2022).

Hal ini dikatakan Abdul Waris, usai menemani Pj Gubernur Sulbar, Akmal Malik menemui Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional, Sarwo Edhy di Jakarta, pada Jumat (2/12/2022).

Pada pertemuan itu juga, Pj Gubernur Sulbar bersama Sekum BPN, Sarwo Edhy mengagendakan pertemuan nasional yang akan dipusatkan di Sulbar.

Kemudian dirangkaikan panen Cabai di tiga kabupaten, di antaranya Majene, Polman dan Mamuju.

"Rencananya tahun depan (2023), ada 300 hektar di tiga kabupaten itu akan panen cabai," ungkap Waris.

Pertemuan itu untuk membahas masalah pangan di Indonesia, termasuk ancaman krisis pangan.

Kadistapan Sulbar Abdul Waris Bestari menyampaikan, BPN telah mengapresiasi upaya pemprov Sulbar dalam mempersiapkan daerah mengatasi ancaman krisis pangan serta aktif dalam memperhatikan stabilitas harga pangan.

Untuk itu, lanjut Waris, melalui pertemuan itu BPN akan mengupayakan adanya Cold Storage atau gudang penyimpangan pangan serta mobil laboratorium pengujian mutu dan keamanan pangan.

"BPN menjanjikan kepada PJ Gubernur cold storage dan mobil lab uji pangan," kata Waris.

Dukungan itu juga untuk mempersiapkan Sulbar sebagai salah satu daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved