Pendaftaran PPK di Siakba.kpu.go.id Berakhir, Gaji Anggota untuk Pemilu 2024 Naik Jadi Rp2,2 Juta

Pemerintah menyetujui adanya usulan kenaikan honor bagi para petugas badan ad hoc penyelenggara pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan kepala daerah

Editor: Ilham Mulyawan
KPU Mamuju
Aplikasi Siakba dapat diakses melalui handphone di https://siakba.kpu.go.id/ 

TRIBUN-SULBAR.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyelesaikan masa pendaftaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilu 2024 di website Siakba.kpu.go.id.

Hasilnya, lebih dari 300.000 orang daftar PPK Pemilu 2024. Setelah daftar PPK di Siakba.kpu.go.id, apa tahapan selanjutnya?

Pendaftaran PPK Pemilu 2024 di Siakba.kpu.go.id ditutup pada Selasa 29 November 2022. KPU RI telah menjaring 304.632 pendaftar PPK Pemilu 2024.

Dilansir dari Kompas.com, jumlah pendaftar PPK Pemilu 2024 di Siakba.kpu.go.id terdiri dari 196.767 pendaftar berjenis kelamin laki-laki.

Kemudian pendaftar PPK Pemilu 2024 di Siakba.kpu.go.id dari jenis kelamin perempuan sebanyak 107.865 pendaftar.

Dengan demikian, keterwakilan perempuan dalam pendaftaran PPK Pemilu 2024 di Siakba.kpu.go.id kali ini di atas 30 persen. "Selanjutnya, teman-teman akan melanjutkan proses verifikasi berkas kelengkapan dan keabsahan berkas yang mereka sudah sampaikan baik melalui sistem SIAKBA maupun melalui penyampaian manual," ungkap Koordinator Divisi SDM KPU RI Parsadaan Harahap, Rabu (30/11/2022).

"Setelah itu dilakukan proses ujian tertulis berbasis komputer. Ini akan kita lakukan pada 6 Desember yang akan datang," imbuhnya.

Selanjutnya, para calon PPK Pemilu 2024 akan diumumkan sebelum menempuh wawancara. Pengumuman ini diharapkan dapat menjadi mekanisme kontrol oleh publik, seandainya publik punya informasi tentang masalah integritas calon tersebut, yang barangkali tidak terkaver oleh KPU. "Misalnya informasi ijazah palsu, ada informasi menyatakan bahwa dia pernah tim sukses, atau partai politik, atau menjadi masuk daftar calon anggota legislatif," kata Parsadaan.

Honor PPK dan PPS Pemilu 2024

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyetujui adanya usulan kenaikan honor bagi para petugas badan ad hoc penyelenggara pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2024.

Kenaikan honor petugas pemilu 2024 terlampir pada surat menteri keuangan Nomor S-674/ MK. 02/2022 yang diundangkan pada 5 Agustus terkait satuan biaya masukan lainya (SBML) tahapan pemilu umum dan tahapan pemilihan.

Dikutip dari laman resmi Komisi pemilihan umum RI, berikut rincian honor petugas badan Ad Hoc.

Honor Ketua PPK: Pemilu Tahun 2019 Rp 1.850.000 untuk Pemilu Tahun 2024 naik menjadi Rp 2.500.000

Honor Anggota PPK: Pemilu Tahun 2019 Rp1.600.000 untuk Pemilu Tahun 2024 naik menjadi Rp 2.200.000

Halaman
12

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved