Advertorial Dinas PMD Sulbar

Program Data Desa Presisi Sulbar Tahap II Sasar 65 Desa dan 5 Kelurahan

Data desa presisi tersebut diambil berdasarkan titik koordinat yang mencakup satu lingkungan tertentu.

Penulis: Zuhaji | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Zuhaji
Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa (Pemdes) Dinas PMD Sulbar, Karnoto saat ditemui di kantornya, Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Simboro, Mamuju, Sulbar, Kamis (1/12/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Data Desa Presisi (DPP) merupakan data dengan tingkat akurasi tinggi, memberikan gambaran aktual suatu desa termasuk di wilayah Sulawesi Barat (Sulbar).

Data desa presisi tersebut diambil berdasarkan titik koordinat yang mencakup satu lingkungan tertentu.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) DDP, Karnoto menyebutkan pembangunan di tingkat Desa dan kelurahan dibutuhkan perencanaan yang baik dan berkelanjutan.

"Program ini intruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 26/1996 tentang petunjuk pelaksanaan data dasar profil desa dan kelurahan," ungkap Karnoto.

Pada tahap kedua, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 8.757.715.146

Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Sulbar.

"Hampir Rp9 miliar," kata pria yang juga sekaligus Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa (Pemdes) Dinas PMD Sulbar, kepada Tribun-Sulbar.com di ruang kerjanya, Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Simboro, Mamuju, Kamis (1/12/2022).

Untuk sasaran, pihaknya menargetkan 65 desa dan lika kelurahan yang berapa pada delapan kecamatan di enam kabupaten se Sulbar.

Berikut data lengkapnya:

Kabupaten Pasangkayu:

- Kecamatan Bambaira

1. Desa Bambaira

2. Desa Kaluku Nangka

3. Desa Kasoloang

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved