Mengenal Istilah B2B di Dunia Bisnis, Cara Kerja dan Contoh Perusahaannya

Di era digital saat ini, sudah ada situs layanan B2B yang menyediakan kebutuhan produk pelanggan, tanpa repot mencari melalui katalog produk.

Editor: Ilham Mulyawan
Freepik.com
Ilustrasi B2B 

TRIBUN-SULBAR.COM - Jika Anda seorang yang bergelut di dunia bisnis, pasti tak akan asing lagi dengan istilah Business-to-business (B2B).

Apa itu?

B2B adalah istilah bisnis, yang menghubungkan antara perusahaan satu dengan yang lain.

Fokusnya pada kualitas produk dan jasa yang ditawarkan perusahaan, dengan mengutamakan konsep kerjasama yang berkelanjutan, sehingga kerap kali digunakan untuk penjualan produk barang dan jasa yang berikan satu bisnis ke bisnis lain, bukan konsumen.

Maka, biasanya B2B diperuntukkan untuk perusahaan bukan perorangan atau kelompok.

Di era digital saat ini, sudah ada situs layanan B2B yang menyediakan kebutuhan produk pelanggan, tanpa repot mencari melalui katalog produk.

Lebih efektif dan efisien, karena B2B tidak melewati proses negosiasi harga yang panjang.

B2B menggunakan kesepakatan kerja sama di awal Keuntungan lebih besar untuk mengurangi surat menyurat transaksi atau riset harga pasar.

Pada dasarnya, B2B berbeda dengan jenis bisnis lain yang biasa ditemukan.

Jika bisnis lain biasanya akan menjual produk atau jasa langsung ke konsumen (B2C) Business to Consumer, maka B2B akan menjual produk atau jasa ke sesama pelaku bisnis.

Perusahaan B2B merupakan perusahaan yang menawarkan hal – hal yang dibutuhkan oleh bisnis lain untuk beroperasi dan bisa tumbuh. Selain itu, perusahaan B2B pun memiliki target pelanggan yang sama sekali berbeda.

Perusahaan B2B menawarkan bahan mentah, suku cadang jadi, dan layanan yang dibutuhkan bisnis lain untuk beroperasi dan mendapatkan keuntungan. Sehingga model bisnis yang satu ini akan melibatkan produsen, grosir, dan pengecer.

Namun, B2B bukan model bisnis yang kaku karena kenyataannya tidak jarang terdapat beberapa perusahaan yang mengkombinasikan B2B dan B2C.

Contohnya, sebuah perusahaan otomotif bisa menjual produk mobil kepada konsumen dan juga bisa menjual beberapa komponen seperti mesin kepada perusahaan otomotif lainnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved