Teror Mahasiswa
Pelaku Pelecehan Mahasiswi di Majene Cekik Leher Korban hingga Ancam Membunuh
Pelakunya adalah seorang buruh lepas di Majene berinisial T yang usianya baru sekitar 19 tahun.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Munawwarah Ahmad

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Aksi pencurian sekaligus pelecehan seksual terhadap sejumlah mahasiswi penghuni kos-kosan di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat akhirnya terungkap.
Pelakunya adalah seorang buruh lepas di Majene berinisial T yang usianya baru sekitar 19 tahun.
T melancarkan aksinya bukan pertama kali.
Setidaknya enam lokasi kejadian di waktu yang berbeda.
"Sejak September," kata Kapolres Majene AKBP Febryanto Siagian dalam press releasenya di aula Mapolres Majene, Rabu (30/11/2022).
Dari informasi pihak kepolisian sudah ada dua pelapor yang diterima atas kejadian tersebut.
Laporan pertama pada 12 September 2022.
Lokasinya kos di Kelurahan Tande Timur Majene.
Pada saat itu pelaku melancarkan aksinya sekitar pukul 04.00 Wita dini hari.
Ia memasuki kamar korban melalui jendela kamar.
Melihat korbannya yang tertidur pulas, ia langsung melancarkan aksi bejatnya.
Pada saat itu, aksinya sempat ketahuan oleh korban, sehingga pelaku langsung mencekik leher korban dan mengancam akan membunuhnya.
Pelaku baru Kabur setelah korban berteriak dan meminta tolong.
Setelah itu korban melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
Kemudian pada 27 November, pelaku kembali melancarkan aksinya di kos HT.
Sebelum mendatangi kos yang menjadi sasaran pelaku T memancing hasratnya dengan menonton film pornografi lewat handphone milik temannya.
"Seluruh aksinya yang dilakukannya telah terencana dimana terduga pelaku mengintai terlebih dahulu para korbannya dan menerobos kekamar dengan berbagai cara saat penghuni kost-kostan sudah tidur pulas," tuturnya.